Bantuan Sembako Diperlukan Warga Jalani Isoman

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Upaya meringankan beban keseharian masyarakat agar lepas dari ‘ancaman’ virus korona terus menerus dilakukan kepolisian. Tak sebatas dalam penegakan protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi, kepolisian pun menggelar bakti sosial (baksos) dalam bentuk pembagian paket sembako. Hal tersebut sesuai dengan tekad institusi kepolisian untuk menjadi garda depan pencegahan penyebaran virus korona.

Kapolsek Sedayu Polres Bantul Polda DIY, Kompol Ardi Hartana SH MH MM, Sabtu (31/07/2021) menyampaikan jajarannya intensif menggelar baksos dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, termasuk pada saat diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pembagian sembako dilakukan seminggu sekali, baik atas inisiatif jajaran Polsek Sedayu maupun yang merupakan kebijakan Mabes Polri.

Ardi Hartana menyampaikan pembagian paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, dan mie instan dirasa perlu untuk membantu masyarakata yang terdampak pandemi Covid-19, terutama yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat positif Covid-19. Selain harus mengkonsumsi obat dan vitamin, tentu saja masyarakat yang menjalani isoman juga membutuhkan beras atau gula guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Demikian pula warga yang tidak menjalani isoman tetapi terdampak kebijakan PPKM Darurat, juga membutuhkan sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ardi Hartana sependapat dengan Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Polisi siap memenuhi kebutuhan beras untuk warga, sehingga tidak perlu muncul kekhawatiran kemungkinan terjadinya bahaya ‘kelaparan’.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melalui program ‘Kita Indonesia’ telah mengucurkan bantuan beras untuk membantu masyarakat se-Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Masyarakat yang menjalani isoman maupun terdampak Covid-19 yang membutuhkan bantuan beras bisa menyampaikan ke petugas, mulai dari kelurahan, kecamatan, dan polsek setempat, untuk nantinya segera diproses distribusi bantuannya.

Ardi Hartana menambahkan diterapkannya PPKM Darurat bertujuan untuk melindungi masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker jika keluar dari rumah. “Masyarakat tetap harus menghindari kerumunan agar tidak tertular virus korona,” ujar Ardi Hartana. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI