Bantul Angka Paparan Lebih Dari 3.500

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih mengapresiasi Polres Bantul yang melakukan gerakan vaksinasi massal dengan menyediakan 2.000 vaksin gratis untuk masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-75. Vaksinasi massal Polres Bantul diselenggarakan Sabtu (26/06/2021) di 18 titik, yakni di 17 wilayah masing-masing Kapanewon se Bantul dan satu titik di Dokpol Mapolres Bantul.

“Masyarakat ternyata antusias minta untuk divaksin, padahal dulu takut,” papar Bupati Bantul saat melihat langsung pelaksanaan vaksinasi.

Menurut Abdul Halim, pelaksanaan vaksinasi Hari Bhayangkara Polres Bantul ini sangat membantu percepatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bantul yang per hari ini jumlah paparan Covid-19 sudah lebih dari 3.500 orang. Karena itu perlu digalakkan gerakan vaksinasi untuk meningkatkan imunitas masyarakat.

“Kalaupun pandemi Covid-19 ini akan berakhir entah sampai kapan, yang penting seluruh masyarakat meningkatkan imunnya. Salah satunya dengan vaksinasi. Kemudian rajin olah raga, mematuhi protokol kesehatan, mengkonsumsi vitamin dan lainnya,” tambah Bupati Bantul.

Ditegaskan dalam upaya penekanan penularan Covid-19, TNI-Polri berkomitment menggalakan penanggulan dengan vaksinasi, sosialisasi Prokes T3 maupun 5 M. Untuk penanggulangan Covid-19 ini, diakui oleh Bupati Bantul, tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten sendiri. Tetapi harus ada peran dari TNI- Polri, relawan hingga masyarakat desa.

Harapan Bupati Bantul, dengan vaksinasi ini angka paparan Covid-19 di Bantul secepatnya bisa menurun dan dengan memanfaatkan program pemerintah melakukan vaksinasi 1 juta orang dalam sehari di Indonesia. Maka di Bantul sampai akhir tahun 2021 semua warga Bantul sudah divaksin.

Sementara Kapolres Bantul, AKBP Ihsan SIK mengungkapkan, menyambut Hari Bhayangkara ke-75, Polres Bantul menyediakan 2.000 vaksin yang didistribusikan untuk vaksinasi massal Sabtu kemarin, tetapi ternyata masyarakat yang minta divaksin lebih dari 2.000 orang sehingga ditambah menjadi 2.250 orang.

“Ini karena keberhasilan sosialisasi sehingga masyarakat yang semula takut divaksin sekarang malah pada minta divaksin,” jelas Kapolres Bantul. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI