Bantul Diguncang Bom, Ini Kata Kapolda DIY

BANTUL (KRjogja.com) – Benda yang ditengarai bom rakitan meledak di tepi sungai Derman bulak Sumber Desa Sumberagung Kecamatan Jetis Bantul, Selasa (1/11/2016). Ledakan keras yang mengguncang bahkan terdengar hingga radius satu kilo meter. Bom rakitan berisi paku itu ditanam didalam tanah.

Baca: Teror bom guncang Bantul, pertanda apa?

Tidak ada korban jiwa dalam  peristiwa itu, namun kerbau milik Subardi Barto Atmojo (63) warga Sawahan Desa Sumberagung luka disekujur tubuh setelah diterjang paku dari benda yang diduga bom rakitan itu. Sementara material bom rakitan berupa paku berbagai ukuran menghambur hingga jalan raya  yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan. Pasca kejadian Tim Gegana Brimbob Polda DIY dan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Bantul melakukan olah TKP.

Kapolda DIY Brigjen Pol Drs Prasta Wahyu Hidayat SH MM Mhum mengatakan, ledakan tersebut masuk low eksplosif. Pihaknya belum tahu motivasi dari  tindakan pelaku meletakkan bom dikebun tepi sungai. Sejauh ini jajarannya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dalam peristiwa ledakan itu.

“Saya belum  bisa banyak memberi komentar soal ini, karena masih banyak yang kita gali dari peristiwa ini,” ujar  Prasta.  

Terkait  kemungkinan, ledakan tersebut terkait terorisme, Prasta juga belum bisa memastikan. Menurutnya jika ledakan sebagai teror mengapa diletakkan dikebun.  

“Kami belum tahu, ini dikebun,  pertanyaannya dikebun siapa yang mau diteror,” tegas Prasta.

Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Frans Tjahyono menambahkan, jika dugaan awal benda tersebut merupakan bom rakitan. Karena di sekitar lokasi kejadian, ditemukan sejumlah benda yang bisa dijadikan acuan benda asing itu merupakan bom rakitan.

“Benda itu diantaranya ratusan paku beragam ukuran, dan serpihan kaleng,” ujarnya.

Dengan fakta itu pihaknya masih melakukan pengembangan dengan bekal temuan-temuan dilapangan. Jika mengacu pada barang bukti  yang ditemukan dan jarak sebaran barang-barang itu. Bisa jadi bom rakitan itu memang memiliki daya ledak tinggi. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI