Bantul Ditargetkan Tambah 7 Kawasan Tangguh Bencana

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pemda DIY menargetkan pada 2019 mendatang mampu menambah Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) dan Desa Tangguh Bencana (Destana) sebanyak 35 kawasan, termasuk di Bantul. Untuk itu kelurahan dan desa-desa se DIY di kawasan bencana diharapkan mampu mendidik masyarakatnya untuk mandiri, terutama pengupayaan tanggap darurat bencana.

"KTB maupun Destana fokus programnya adalah edukasi, selain menjadi lembaga yang membantu BPBD menangani kedaruratan saat terjadi bencana. Indikator keberhasilan adalah hadirnya kemandirian dalam penanganan bencana oleh masyarakat," ujar Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.

Menurutnya, fokus pembentukan kawasan siaga bencana serta Sekolah Siaga Bencana (SSB) adalah mengajak masyarakat belajar tentang penanggulangan bencana agar siap hadapi segala risiko yang ditimbulkan akibat bencana. Eko Suwanto menambahkan sesuai dengan aturan yang ada, pembentukan kawasan tangguh bencana disesuaikan dengan peta kerawanan bencana di setiap wilayah.

"Targetnya semua wilayah bisa tangguh hadapi bencana. Ketika ada kesiapsiagaan, harapannya tidak terjadi bencana di DIY ke depan tapi saat ada bencana rakyat sudah siap, mandiri hadapi bencana. Termasuk swasta juga bisa berperan dalam membantu kawasan tangguh bencana dengan CSR," urainya.

Dari 35 kawasan tangguh bencana yang menjadi target, khusus di Kabupaten Bantul ditarget menambah hingga tujuh kawasan. (Aje)

BERITA REKOMENDASI