Bantul Miliki Empat Desa Sadar Jamsos

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kabupaten Bantul memiliki empat desa sadar jaminan sosial (jamsos) yang dikukuhkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Keempat desa yakni Desa Tamanan Banguntapan, Mangunan Dlingo, Bangunjiwo Kasihan dan Pendowoharjo Sewon. Adapun desa sadar Jamsos dikukuhkan mengingat kesadaran menjaminkan diri warga dengan kategori pekerja Bukan Penerima Upah (PBU) tinggi.

Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek, Unggul Syaflan disela penyerahan santunan jaminan kematian kepada ahli waris salah satu peserta Erma Nuryanti warga Banguntapan menuturkan empat desa memiliki penduduk terbanyak yang mendaftar kepesertaan secara mandiri. "Artinya kesadaran warga dalam menjaminkan diri tinggi. Ada tiga jaminan yang ditanggung oleh BP Ketenagakerjaan bagi PBU yakni jaminan kematian, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua," jelasnya, Jumat (27/12/2019).

Baca juga :

2.882 Keluarga Miskin Kota Yogya Diverifikasi Ulang
Dishub Belum Temukan Parkir Liar

Ditambahkan Unggul, untuk santunan saat ini mengalami kenaikan menyesuaikan peraturan baru yakni PP 82 tahun 2019 dimana santunan kematian yang semula Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta. Beberapa faktor yang mempengaruhi kesadaran warga di kawasan tertentu tinggi mendaftarkan jamsos di antaranya banyak pelaku usaha dan UMKM yang ada di kawasan ini, desa dan kecamatan mandiri membuat jejaring warga mana saja yang potensial ikut kepesertaan jaminan sosial.

Camat Banguntapan, Fauzan Muarifin menambahkan kedepan di Kecamatan Banguntapan akan dibuat jejaring UKM potensial yang dapat menjadi peserta Jamsostek. Ditambahkannya, wilayah Banguntapan memiliki banyak sekali pelaku usaha dan UKM.

"Kami berencana menyadarkan desa ke desa dengan membuat jejaring UKM yang potensial untuk menjadi kepesertaan jamsostek mengingat pentingnya jamsos terutama bagi pelaku usaha ataupun tenaga kerja dari sektor non formal," jelasnya. (Aje)

BERITA REKOMENDASI