Bantul Panen Bencana, Bupati Suharsono Tidak Bisa Tidur

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Bupati Bantul Drs H Suharsono meninjau langsung lokasi bencana longsor di Dusun Kedungbuweng Wukirsari Imogiri Bantul Senin (18/3). Orang nomor satu di Bantul itu melihat langsung jalannya proses evakuasi, didampingi Kepala BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi, Dandim Bantul Letkol Kav Didi Carsidi, Komandan Koramil Imogiri Kapten Inf Surono. Bupati sangat prihatin dengan musibah yang dialami warganya itu.

"Sebagai kepala daerah melihat rakyat saya seperti ini, ikut prihatin atas musibah yang terjadi," ujarnya, Senin (18/3). Bupati juga mengunjungi Dusun Dusun Mojolegi, Karangtengah.

Sejak Minggu (17/3) malam terus memantau rakyatnya yang kena banjir dan longsor. Bahkan hampir semalaman tidak tidur karena menyambangi sejumlah lokasi terjadinya banjir. “Hanya tidur sebentar, melihat musibah di Bantul yang begitu besar menimpa rakyat saya bagaimana bisa tidur,” ujarnya.

Bupati akan bekerja maksimal agar penanganan bencana yang terjadi bisa cepat. "Status darurat Bencana, kita serahkan ke BPBD paling tidak satu minggu kedepan," ujarnya. Untuk sekarang ini paling utama proses evakuasi korban. Dalam kunjungan itu bupati menyerahkan bantuan BAZIS senilai Rp. 25.000.000,- dari Bank BPD DIY, kepada warga terdampak bencana.

Sedang Dwi Daryanto mengatakan, jika butuh bantuan keuangan bisa melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Pos itu bisa dipakai mengondisikan siaga darurat.  Dwi Daryanto mengatakan jika dari sejumlah kecamatan,  Imogiri paling parah terdampak banjir. “Khusus Imogiri ada beberapa desa kena dampak banjir yakni, Desa Wukirsari, Imogiri, Karangtengah, Girirejo serta dan Sriharjo,” ujarnya. Mereka mayoritas tinggal di bantaran Sungai Celeng dan Oya. (Roy/Jdm)

 

BERITA REKOMENDASI