Bantul Tidak Perlu TPST Piyungan Lagi

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Akhir- akhir ini masalah sampah kembali menyeruak ke permukaan, hal ini mendorong pemerintah Bantul bersama masyarakat untuk lebih serius dalam menangani sampah. Kabupaten Bantul sudah mencanangkan program Bantul bersih sampah tahun 2025, artinya pada tahun itu nantinya tidak ada lagi permasalahan sampah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih saat membuka TMMD di kawasan wisata Goa Selarong, Rabu (11/05/2022). Menurutnya agar sampah bisa terkelola dengan baik, Pemkab Bantul sangat konsen terhadap program Bantul bersih sampah 2025 dengan berbagai cara.

Diantaranya meluncurkan program P2BMP, pembangunan partisipasi masyarakat berbasis padukuhan dimana setiap padukuhan dialokasikan anggaran Rp 50 juta kali 933 padukuhan , jumlahnya Rp 46,5 M yang salah satunya untuk program penanganan sampah dengan pemilahan dan dan pengolahan lain.

Maka jika Program Bantul bersih sampah 2025 sukses, kedepan Bantul tidak memerlukan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan lagi. Dikatakan, TPST Piyungan itu tingkatnya regional untuk penanganan atau pengolahan sampah yang berasal dari Sleman, Kota dan Bantul.

Tetapi dari ketiga daerah ini menurut data statistik disana setoran sampah dari Kabupaten Bantul itu terus menurun. “Yang terkecil itu justru dari Bantul, sedangkan dari Sleman dan Kota cenderung naik,” papar Bupati Bantul.

Menurutnya di Bantul bisa diturunkan karena pemilahan-pemilahan sampah di tingkat pedukuhan atau kalurahan bisa berkembang sehingga mampu mengurangi setoran sampah ke TPST Piyungan. Tentang TPST itu sendiri ada di bawah otoritas Pemerintah DIY, maka Bantul turut mendorong upaya yang dilakukan oleh gubernur untuk melakukan pengolahan sampah itu secara lebih canggih dengan menggunakan teknologi modern, sehingga sampah itu tidak terus menumpuk .

Tetapi bagi Pemerintah Bantul upaya mengolah sampah dengan sistem R3 atau Reuse, Reduce dan Recycle (menggunakan kembali, mengurangi dan mengolah) harus terus dilakukan . Untuk itu Pemkab Bantul telah menggelontorkan anggaran untuk 3 R berharap target 2025 bisa selesai. “Artinya sampah terpilah dengan baik tidak hanya ditumpuk,” pungkas Bupati Bantul. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI