Baros Berpotensi Jadi Wisata Berbasis Pendidikan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL (KRjogja.com) – Hutan mangrove di Pantai Baros, Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul jika dikelola profesional hutan mangrove akan jadi destinasi wisata minat khusus berbasis pendidikan. Peluang menjadikan Baros sebagai daerah tujuan wisata terbuka lebar, dari sisi luas lahan yang mencapai 20 hektare kawasan ini sangat ideal untuk pengambangan sektor wisata.

"Kami dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta tidak sekadar menaman  bibit mangrove, tetapi program perawatan juga dilakukan," ujar Rektor UAD Yogyakarta, Dr H Kasiyarno MHum disela penanaman bibit mangrove di Pantai Baros dalam program tematik KKN Program Pengabdian Masyarakat (PPM), Selasa (29/08/2016).

Dalam program ini juga diserahkan 1.000 bibit mangrove kepada pengelola, harapannya nantinya Baros benar-benar jadi cagar alam yang mampu melindungi masyarakat pesisir. Selain memberikan bibit mangrove, juga dilepas burung dikawasan hutan mangrove dan bibit ikan di Pantai Baros.

Sementara itu Devisi Konservasi Keluarga Pemuda-pemudi Baros (KP2B), Dwi Ratmanto mengatakan Dwi Ratmanto mengatakan, luas lahan di Pantai Baros yang berpotensi dijadikan hutan mangrove mencapai 20 hektare. Dari luas lahan itu sekarang ini baru 7 hektare tertanami pohon mangrove. (Roy)

BERITA REKOMENDASI