Baznas Bantul Sumbang Beras 10 Ton Bagi Warga Terdampak Pandemi

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRjogja.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bantul menyumbangkan beras sebanyak 10 ton kepada warga terdampak pandemi Vovid-19 di 75 Kalurahan se Bantul. Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih saat mengawali Rapat Forkompimda Bantul, dalam merencanakan aksi penanganan dan pengendalian Vovid-19 di lantai 3 Gedung Pemkab Bantul, Rabu (4/8). Selanjutkan pembagian beras ke seluruh Kalurahan dilakukan Kamis ini.

Sementara dalam rencana aksi, Bupati Bantul membeberkan salah satu permasalahan yang dihadapi di Bantul, yakni tingkat kematian tinggi disebabkan , banyak warga lebih memilih Isoman dari pada di shelter. Terjadi antrian panjang untuk mendapatkan rumah sakit rujukan. Pasien saat diterima di rumah sakit sudah dalam kondisi buruk, banyak pasien dengan komorsid atau lansia. Masyarakat yang melakukan swab mandiri tidak melapor ke Puskesmas.

Sedangkan masalah obat, distribusi sari pusat belum mencukupi dengan kebutuhan kasus yang ada. Pengadaan obat oleh Dinkes terkendala oleh kelangkaan stok pasar dan regulasi dari Kemenkes.Kemudian keterbatasan SDM Puskesmas dan mendistribusikan obat yang ke pasien Isoma.
Karena itu dalam lanjutan penerapan PPKP Level IV Pemkab Bantul segera melakukan aksi menurunkan angka kematian.

Dengan langkah pertama, pemberian obat segera kepada pasien Isoman dibantu Satgas Desa meliputi Babinsa, Babinkamtibmas, Linmas dan aparat lain. Memindahkan pasien yang tidak layak isolasi mandiri ke Shelter Kalurahan, Kabupaten atau ke rumah sakit sesuai kondisi pasien. Juga menambah kapasitas ruang IGD,Isolasi, ICU dan HCU di semua rumah sakit rujukan. Pengadaan oksigen generator di rumah sakit Panembahan Senopati. “Transportasi bisa menggunakan ambulan desa. Disamping itu, akan meningkatkan Tracing, Testing dengan melibatkan Satgas PAM dan TNI, Polri dan Linmas”, papar Halim.

Rapat aksi kemarin dihadiri semua unsur Muspimkab, Sekda Bantul ,Kepala Dinkes, Kejari dan OPD terkait. (Jdm)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI