Bekali Nelayan Pengetahuan Cuaca Maritim

Editor: Ivan Aditya

KRETEK, KRJOGJA.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Sleman membuat terobosan dengan menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN). Program tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan nelayan mengakses, membaca, menindaklanjuti dan mendiseminasikan informasi cuaca maritim bersumber terpercaya. Program tersebut bentuk antisipasi dampak terburuk akibat fenomena cuaca ekstrem dalam kegiatan perikanan.

Kepala BMKG Staklim DIY, Reni Kraningtyas SP MSi mengatakan, pengetahuan masyarakat terkait informasi cuaca maritim jadi modal berharga dalam menentukan sikap sebagai upaya adaptasi terhadap dinamika cuaca maritim. Pihaknya sepenuhnya mendukung peningkatan produksi ikan. “Meski begitu keselamatan nelayan di laut juga harus mendapatkan perhatian serius. Sehingga pengetahuan informasi tersebut sangat dibutuhkan,” ujar Reni dalam Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) bersama Kelompok Nelayan Mina Bahari 45 II Depok, Bantul di Kalurahan Parangtritis Kapanewon Kretek, Selasa (28/09/2021).

Dalam acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan Perikanan (DPPKP) Bantul Yus Warseno, Penewu Kretek, Cahya Widada SH MH dan Lurah Parangtritis Topo tersebut dijelaskan penyelenggaraan SLCN merupakan upaya BMKG Satklim meningkatkan literasi cuaca dan diseminasi informasi di bidang paritim sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan. Peraturan tersebut berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya. Mulai dari pra produksi, produksi pengolahan hinggga pemasaran.

BMKG sebagai institusi yang membidangi informasi cuaca dan iklim berupaya memadukan kearifan lokal dan ilmu pengetahuan (ilmu meteorologi-red) untuk meningkatkan pengetahuan nelayan. Tahapan belajar SLCN meliputi, memahami, menganalisa dan menyimpulkan. “Kemampuan nelayan dalam menganalisa diharapkan dapat menerapkan solusi dari permasalahan yang dihadapi,” ujarnya.

Prinsip SLCN ialah, memberikan peran seluas-luasnya kepada nelayan dalam mengembangkan pengetahuan. Dalam kegiatan tersebut ada tiga materi pokok diberikan yakni pengenalan produk dan memahami informasi cuaca dan iklim maritim, membaca informasi maritim, pengenalan alat observasi. (Roy)

BERITA REKOMENDASI