Belajar Sejarah Perjalanan Bangsa Melalui Museum

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Forum Komunikasi Museum Bantul (FKMB) menyelenggarakan sarasehan dengan tema ‘Museum Sebagai Sumber Informasi Generasi Milenial’ gedung bekas tempat kelahiran Presiden RI ke-2 HM Soeharto, kompleks Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto Desa Kemusuk Sedayu Bantul, Jumat (12/03/2021).

Hadir narasumber Ketua Umum Asosiasi Museum Barahmus DIY, Ki Bambang Widodo. Selain itu juga Kepala Seksi Permuseuman Disbud DIY Wismarini, Kepala Bidang Sejarah, Sastra dan Permuseuman Disbud Kab Bantul Dahroni dan Ketua FKMB Gatot Nugroho.

“Tantangan yang harus dihadapi, citra museum masih rendah. Dianggap sekedar menyimpan barang tidak terpakai serta kurangnya informasi tentang keberadaan museum. Sehingga masyarakat belum banyak mengetahui museum yang berada di kabupaten/kota se-DIY,” kata Ki Bambang Widodo.

Lebih lanjut Ki Bambang menegaskan perkembangan teknologi informasi dengan kehadiran internet, munculnya media online dan media sosial diiringi industri perangkat keras dan piranti lunak yang massif menjadi keniscayaan. Bahkan sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi sekedar gaya hidup masyarakat.

“Melalui museum generasi milenial dapat mengetahui bagaimana perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” jelas Ki Bambang.

Ditambahkan, museum sebagai jembatan budaya antar generasi dan sekaligus jendela budaya menjadi sarana memamerkan dunia baru dengan menengok masa lalu guna mengembangkan budaya dan peradaban bangsa di masa mendatang.

Oleh karena itu pengelola museum dalam menarasikan koleksi harus senantiasa memperbarui konten di media sosial berbasis IT 4.0 dan mempublikasikan berbagai kegiatan di media massa. Harapannya generasi milenial mengenal, mengerti dan memanfaatkan museum sebagai sumber inspirasi dan inovasi, menjadi teman perubahan serta tempat menarik dan nyaman untuk belajar, penelitian maupun rekreasi. (Feb)

BERITA REKOMENDASI