Beraksi di Bantul, Pencuri Lintas Provinsi Diringkus

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Kawanan pencuri beranggota AM (34), VS (50) keduanya warga Bekasi Jawa Barat dan KM (47) warga Indramayu Jawa Barat diringkus petugas Satreskrim Polres Bantul seusai melakukan pencurian di Pasar Ngangkruk Sari Kuwon Sanden Bantul. Hingga sekarang ketiga tersangka bersama barang buktinya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bantul.

Menurut Kapolres Bantul, AKBP Ihsan SIK kepada Wartawan Selasa (21/6) pencuri tersebut sepesial mencuri dagangan rokok di pasar tradional. Terungkapnya aksi pencurian kelompok lintas Provinsi tersebut berawal terjadinya beberapa kali pencurian rokok dengan jumlah besar di Pasar yang korbannya mengalami kerugian ratusan juta rupiyah, sehingga korban melapor ke Polres Bantul.

Setelah mendapatkan laporan dari warga, tentang pencurian di Pasar Ngangkruk, petugas Polres Bantul dari unsur Satreskrim, Unit Inavis dan Intelkam langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, meliputi olah TKP, menganalisa CCTV maupun mengumpulkan keterangan saksi, petugas mendapatkan petunjuk, para pelaku kabur menuju Surabaya.

Kemudian Tim Jatanras dipimpin Iptu Supriyadi SH MH bersama Unit Sat Intelpan dipimpin Brigadir Awang Prawata mengejar pelaku ke Surabaya. Tetapi sampai di Surabaya diperoleh keterangan kalau pelaku sudah meninggalkan Surabaya dengan menumpang bus. Petugaspun melakukan pengejaran terhadap bus yang ke Jawa Barat. Akhirnya petugas berhasil meringkus tersangka AM dan KM di Rest Area Tol Cipali dan VS ditangkap di Bekasi. Mereka langsung digelandang ke Polres Bantul. Dalam pemeriksa di Polres Bantul diketahui ternyata para tersangka belum lama keluar dari menjalani hukuman karena kasus pencurian.

Terkait dengan aksinya mencuri di Pasar Ngangkruksari, AM berperan membeli linggis untuk menjebol gembok, KM dan VS berperan mengambil rokok dan dimasukkan dalam karung plastik dan dibawa ke mobil.

Menurut Kapolres Bantul, pasal yang disangkakan kepada para tersangka tersebut pasal 363 KUHP, diancam hukuman penjara maksimal 7 tahun. (Jdm)

 

BERITA REKOMENDASI