Berawal Saling Tantang di Video Call, Chandit Tewas Disabet Parang

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasus pembunuhan menimpa korban Chandit Wahyudi, Boyolali (39) asal Purwosari, Sampetan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah terjadi di Dusun Semail, Bangunharjo, Sewon Bantul, Kamis (14/1) malam. Dalam kasus tersebut polisi menetapkan AC (29) warga Semail Bangunharjo Sewon Bantul sebagai pelaku pembunuhan. Dari lokasi kejadian polisi menyita barang bukti satu parang sepanjang 65 cm.

Kapolsek Sewon Polda DIY, Kompol Suyanto SH didampingi Kasat Reskrim Polres Bantul Polda DIY, AKP Ngadi SH menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika, Kamis (14/1) malam korban menghubungi pelaku melalui aplikasi video call. Dalam komunikasi tersebut korban awalnya menanyakan kabar tersangka, namun korban justru menantang dan mengancam membunuh pelaku. Merasa emosi dengan ucapan korban, tersangka bergegas mendatangi korban yang malam itu berada dirumah saksi Bejo warga Semail.

Dengan parang ditangan tersangka bertemu korban dan menanyakan maksud perkataan korban dalam video call sebelumnya. Tetapi korban tetap menantang tersangka berkelahi sampai mati. Tanpa basa-basi, tersangka menebaskan parang ke korban secara membabi buta.

Mendapat serangan bertubi, korban berusaha menangkis dan melawan semampunya. Tersangka semakin emosi, parang ditangan kembali ditebaskan ke leher sebelah kanan. Sabetan parang membuat korban ambruk berlumuran darah. Melihat lawannya tersungkur dengan luka dileher, tersangka meninggalkan tempat kejadian. Sedang rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sewon Polres Bantul Polda DIY.

BERITA REKOMENDASI