BI DIY Tanam Perdana di Lahan Demfarm Nawungan Bantul

BANTUL, KRJOGJA.com- Bank Indonesia (BI) DIY melaksanakan Program Pengembangan Klaster Bawang Merah di Padukuhan Nawungan Selopamioro Imogiri Bantul dalam upaya pengendalian inflasi dari sisi supply bawang merah. Program menuju mandiri benih bawang merah ini dilaksanakan bekerjasama dengan instansi terkait diantaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Dinas Pertanian Bantul, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Proteksi Tanaman Pertanian, UPTD Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian (BP3MBTP) DIY dan BTPD DIY secara multiyears dimulai 2021 hingga 2023,

Deputi Kepala Perwakilan BI DIY Miyono mengatakan produksi bawang merah di DIY terus mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir ini. Produksi bawang merah DIY mencapai 191.468 kuintal pada 2020 lalu yang meningkat dibandingkan pada 2019 sebesar 169.985 kuintal dan 2018 sebesar 149.497 kuintal dari data DPKP DIY. Produksi bawang merah tersebut masih ditopang dari 2 kabupaten yaitu Bantul dan Kulonprogo dimana Bantul berkontribusi sebesar 49,6 persen dari total produksi bawang merah di DIY.

“Data tersebut menunjukkan Bantul merupakan sentra produksi bawang merah potensial di DIY. Pertanian bawang merah Bantul terpusat di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Kretek dan Imogiri, salah satu kawasan prospektif dalam pengembangan bawang merah adalah Padukuhan Nawungan. Kawasan ini mempunyai potensi pertanian bawang merah yang dikembangkan secara ramah lingkungan dengan total luas tanam 120 hektar sekaligus potensi pariwisata yang dikelola sedemikian rupa,” ujarnya usai melakukan penanaman perdana bawang merah di lahan Demonstration Farm (Demfarm) perbenihan ramah lingkungan Nawungan Selopamioro Imogiri Bantul, Selasa lalu (6/4).

BERITA REKOMENDASI