Blokade Jalan, Warga Nengahan Tolak Penambangan Pasir

Editor: KRjogja/Gus

SRANDAKAN, KRJOGJA.com – Massa dari Dusun Nengahan Desa Trimurti Srandakan menggelar demonstrasi menolak penambangan pasir di wilayah tersebut, Kamis (9/7). Mereka menolak dengan berbagai alasan karena penambangan dinilai cenderung merugikan masyarakat. Setelah dilakukan negosiasi pertemuan lanjutan akan digelar di kantor kecamatan dengan melibatkan unsur warga perwakilan RT, desa dan kecamatan.

Tokoh masyarakat Nengahan, Karjono mengatakan, aksi demonstrasi tersebut sebenarnya ungkapan rasa tidak puas warga terhadap perusahaan yang akan melakukan penambangan. Karena pada 25 Juni 2020 warga dipanggil ke DPRD DIY. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan instansi terkait. Diantaranya, Dinas PU, Dinas Perizinan , Balai Besar serta perwakilan Lingkungan Hidup.

Dalam pertemuan itu, menurut Karjono ketua dewan mengatakan mesti ada sosialisi ulang. “Sementara dari Dinas Perizinan DIY juga mengungkapkan sebelum ada kesepakatan dengan warga alat berat jangan turun dan beroperasi. Sehingga Sabtu lalu warga menghentikan datangnya alat berat,” ujar Karjono.

Sehingga ketika alat berat sudah turun sedang permintaan ketua DPRD DIY tidak dilaksanakan. “Itu sama saja meremehkan Pak Ketua Dewan,” ujar Karjono.

BERITA REKOMENDASI