BNN Bantul Belum Dapat Alat Tes Narkoba untuk Warga

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bantul hingga akhir tahun 2018 ini belum mendapatkan jatah alat tes narkoba untuk melakukan tes terhadap warga masyarakat umum. Selama ini jatah alat tes narkoba yang diperoleh BNN Kabupaten Bantul hanya khusus untuk pemeriksaan pegawai instansi pemerintah, seperti Kejaksaaan Negeri, Polres, Kodim, penyuluh KB, pegawai rutan dan lainnya.

Menurut Ketua BNN Bantul Arfin Munajah SE MM pada tahun anggaran 2018 BNN Bantul mendapatkan jatah alat tes narkoba sebanyak 500 paket. "Yang terakhir pada awal Desember 2018 untuk tes anggota jajaran Kodim 0729 Bantul. Jatah 2018 sekarang sudah habis, sehingga untuk melakukan kegiatan tes narkoba 2019, alatnya belum ada atau masih menunggu," urainya.

Alat tes narkoba mestinya penting tersedia bagi masyarakat umum, tetapi hingga akhir 2018 ini belum tersedia anggaran untuk pengadaan alat tes narkoba. Oleh karena itu, BNN Bantul berharap mulai tahun 2019 pihaknya memperoleh jatah alat tes narkoba untuk tes terhadap masyarakat umum dari BNN Pusat.

"Alat tes narkoba untuk masyarakat umum perlu tersedia, sehingga kalau ada korban pengguna narkoba tertangkap bisa dilakukan tes sendiri," imbuh Arfin.

Dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, BNN Bantul juga terus menggalakkan penyuluhan terhadap masyarakat, melalui kegiatan karang taruna, pelajar, mahasiswa, kegiatan TMMD dan lainnya. Dalam penyuluhan tersebut, selain langsung memberi pengertian tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, juga untuk meningkatkan hubungan komunikasi dengan masyarakat dalam ikut pengawasan terhadap peredaran narkoba.

Kasi Brantas BNN Bantul Kompol Singih Suhartaya, menambahkan di Bantul hingga saat ini masih terdapat beberapa wilayah yang rawan peredaran dan penggunaan narkoba. Daerah rawan itu perlu ada pengawasan dan bantuan informasi dari masyarakat, terutama di wilayah penyangga perkotaan, yakni di Banguntapan, Sewon dan Kasihan. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI