BNN Bantul Optimis Mampu Tangkap Pengedar Narkoba

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bantul optimis dalam program kerjanya 2019 ini mampu menangani jaringan peredaran narkoba di Bantul. Bahkan menangkap sejumlah pelakunya yang saat ini sudah dalam pengawasan petugas BNN Bantul.

Kepala BNN Bantul Arfin Munajah SE MM mengemukakan jaringan narkoba di beberapa daerah dengan sasaran peredaran masyarakat menengah ke atas. “Sasaran peredaran orang yang punya duit, karena harga jenis narkoba cukup mahal," jelasnya.

Menurut Arfin, beberapa kendala yang dihadapi untuk operasional BNN Kabupaten Bantul salah satunya anggaran dana dari pusat yang terbatas untuk melakukan seluruh program kerja yang terencana. Sehingga kegiatan yang banyak terselenggara berupa penyuluhan atau sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di sekolah. Sementara alat tes urine untuk program kerja 2019 juga belum didistribusikan.

"Yang mendesak perlu segera dilaksanakan adalah pembangunan Poliklinik Pratama khusus untuk pelayanan klien korban atau pengguna narkoba dan jenis psikotropika. Lokasi pembangunan Poliklinik Pratama pelayanan klien korban narkoba berada di kompleks Kantor BNN Kabupaten Bantul. Untuk perizinan sedang dalam proses," paparnya.

Dikatakan oleh Arfin, dalam upaya menekan angka peredaran dan pengguna jenis narkoba di lingkungan remaja tidak lepas dari peran orangtua. Pihaknya juga bekerja sama dengan aparat desa, guru dan aparat keamanan dengan saling menyampaikan informasi.

Orangtua tidak perlu takut melapor ke aparat keamanan jika mengetahui anaknya, tetangganya ataupun saudaranya yang kedapatan membawa jenis narkoba. "Karena dengan laporan tersebut akan dapat mencegah hal-hal yang menjerumuskan remaja ke jalan hidup yang lebih menyesatkan," imbaunya. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI