BP Jamsostek-Pemda DIY Komitmen Berikan Jaminan Bagi Tenaga Bantuan

Adapun jaminan sosial ini diberikan kepada Naban dalam rangka memberikan kesejahteraan bagi pegawai dan tenaga kerja apabila terjadi hal yang tidak diinginkan

“Naban semuanya kita ikut sertakan di dalam jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu, mulai dari yang kerja di Kepatihan ini sampai di sekolah-sekolah baik SMA, SMK maupun SLB kita ikutkan,” terangnya

Kepala BP Jamsostek Yogyakarta, Asri Basir mengatakan, penandatanganan rencana kerja ini sebagai bentuk sinergitas pemerintah daerah dengan BP Jamsostek dan ditindaklanjuti penandatanganan nota kesepakatan antara Gubernur DIY dengan Direktur Utama BP Jamsostek, November 2020 lalu.

Berdasarkan data kepesertaan, tingkat kepesertaan aktif di DI Yogyakarta pada Februari 2021 sejumlah 212.357. Sedangkan tingkat kepesertaan aktif tenaga bantu Pemda DI Yogyakarta per Februari sejumlah 3459.

“BP Jamsostek selalu hadir untuk kesejahteraan pekerja. Adapun dalam masa pandemi Covid-19 ini, terdapat tiga momentum BP Jamsostek di antaranya kenaikan manfaat/ iuran tetap (PP No. 82 Tahun 2018), relaksasi iuran di masa pandemi diskon hingga 99 persen iuran (JKK, JKM), dan bantuan subsidi upah kepada tenaga kerja,” terangnya.

Adapun total relaksasi untuk iuran Naban Pemda DI Yogyakarta mulai Agustus 2020- Januari 2021 sebesar Rp 255. 440.969. Sedangkan bantuan subsidi upah tenaga kerja sesuai PP 14 tahun 2020, tenaga bantu menerima bantuan subsidi upah (BSU) sekitar Rp 8,3 Miliar. (Aje)

 

 

BERITA REKOMENDASI