BRIN: Upaya Mencetak Petani Milenial

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)  RI menggulirkan program acara bakti inovasi OR PTT-BRIN dengan tema ‘Teknologi Perbanyak Tanaman Jati secara EX VITRO digelar di Grha Gandung Pardiman center (GPC)  Numpukan Karangtengah Imogiri.
Program tersebut sebagai langkah awal melahirkan generasi petani milenial yang inovatif. Generasi muda harus didorong kreatif memanfaatkan potensi pengembangan kayu jati dan komoditas lainnya berbasis teknologi.
Dalam acara tersebut juga dihadiri anggota Komisi VII DPR RI,  Drs HM Gandung Pardiman MM, Deputi Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi BRIN, Dr Mego Pinandito M Eng, Bidang Kesehatan dan Pangan OR PPT BRIN,  Dr Soni Solistia Wirawan M Eng,  Kepala Kantor Balai Bioteknologi, Dr rer nat Anis H Mahsunah MSc, Penewu Imogiri,  Slamet Santoso SIP MM, Lurah Karangtengah Haryanto. Narasumber dalam acara itu Yusuf Sigit Ahmad Fauzan S Hut MSi, Ahmad Yudis Mahardhika SP.
Deputi Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi BRIN,  Mego Pinandito mengatakan, pihaknya membawa bibit pohon jati yang sudah mendapatkan sertifikasi jati unggul nusantara. Sekarang juga dikembangkan jati platinum atau jadi emas.
Dijelaskan, sebenarnya pengembangan ini tidak sebatas untuk tanaman pohon jati. Tetapi bisa manfaatkan untuk pengembangan tanaman lainnya tetapi harus dilakukan kajian dan uji coba laboratorium.
“Kami ke sini karena Pak Gandung, tentu peserta bisa berterimakasih kepada Pak Gandung,” ujar Mego.

BERITA REKOMENDASI