BRTPD dan Disnakertrans Dorong Kemandirian Disabilitas

BANTUL, KROGJA.com – Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) dan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Bantul mendorong agar penyandang disabilitas mandiri agar tidak menjadi beban masyarakat dikemudian hari. 

"Kami ingin mereka kedepan mandiri tanpa ketergantungan pada orang lain, itu paling penting yang perlu diberikan kepada penyandang disabilitas," ujar Kepala BRTPD Pundong, Slamet SSos MSi usai acara pembukaan pembekalan kegiatan wirausaha bagi tenaga kerja penyandang disabilitas, Kamis (28/9) di BRTPD di  Srihardono Pundong Bantul. Dalam acara itu juga dihadiri Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja AKAD/AKL Dit PTKDN Kementerian Tenaga Kerja RI, Archi Midiyanto MM,  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul Heru Suhadi.

Slamet mengatakan, pelatihan kewirausahaan  kali ini fokus pada daur ulang untuk menjadi produk bernilai ekonomi. Dalam pelatihan itu diikut tuna grahita , tuna rungu serta tuna daksa.  Dengan program tersebut penyandang disabilitas mampu mandiri. Bahkan tidak berlebihan jika mereka kedepannya bakal mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri. 

Menurut Slamet paling penting dalam penanganan penyandang disabilitas ada menanamkan jiwa kemandirian. dengan bekal jiwa mandiri  tersebut akan muncul tekad membuka lapangan pekerjaan sendiri atau berwira usaha. Namun tidak mudah untuk mendorong ke arah itu, perlu partisipasi semua pihak agar program dalam memandirikan penyandang disabilitas ini bisa berjalan. 

"Rehabilitasi bagi penyandang disabilitas ini tidak hanya pada aspek sosial,  namun juga rehab medik  bagaimana caranya membangkitkan mental kaum disabilitas itu,” jelas Slamet. (Roy)

BERITA REKOMENDASI