Budidaya Jeruk Lahan Pasir, Tidak Cukup Hanya Modal Semangat

Editor: KRjogja/Gus

SANDEN, KRjogja.com – Kawasan lahan pasir selatan Bantul punya prospek cerah sebagai pusat budidaya jeruk keprok. Bahkan komiditas tersebut kini sudah dibudidayakan Forum Komunikasi Petani Ngremboko Nir Sambikala Kapanewon Sanden di Dusun Soge Sanden Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Bantul. Jeruk memang jadi komoditas unggulan yang tengah didorong untuk berkembang. Forum juga merintis sentra pembibitan bawang merah.

Bahkan di Sekretariat Forum Komunikasi Petani Ngrembaka Nir Sambikala Kapanewon Sanden menggelar sarasehan bertema ‘Menciptakan Sistem Pertanian Murah Hasil Melimpah’ di rumah, H Abdul Muchid Dusun Malangan Srigading Sanden Bantul. Hadir sebagai narasumber, Ketua dan anggota Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis SE, Aryunadi SE, Mahmudin.

Ketua Forum Komunikasi Petani Ngrembaka Nirsambikala Kapanewon Sanden, Suratno didampingi bendahara forum, H Abdul Muchid menjelaskan, pihaknya saat ini tengah merintis tanaman jeruk di kawasan lahan pasir Sanden. ” Sudah ada sekitar 300 batang tanaman jeruk dilahan pasir dan sekarang sudah berbuah manis sekali, ” ujar Suratno. Lahan pasir jika dikelola dengan baik bisa menghasilkan komoditas unggulan. Ketika budidaya jeruk dikelola dengan baik, satu tahun berbuah.

Buah jeruk dilahan pasir yang merupakan satu satunya di DIY rasanya sangat manis. “Kami sudah membuktikan lahan pasir bisa untuk pusat budidaya jeruk, ” ujarnya. Pihaknya minta suport pemerintah Bantul mensuport program tersebut. Selain jeruk, sekarang baru dirintis pusat pembibitan bawang merah. Langkah tersebut sebagai upaya menghindari ketergantungan bibit bawang merah luar daerah.

Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis mengatakan, pihaknya bakal memberikan suport penuh kepada petani. Artinya program yang telah berjalan itu harus dilanjutkan agar memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain itu pihaknya juga mencarikan porsi anggaran. Termasuk dari anggaran CSR bisa ditarik untuk pengembangan pertanian lahan pasir. “Jadi kita butuh kajian itu untuk didalami Komisi B DPRD Bantul siap melakukan langkah yang lebih cepat untuk mensuport program tersebut. Tadi buah jeruk lahan pasir sangat manis dan sudah melihat langsung lapangan, “ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI