Bupati Bantul Minta Pemudik Waspada

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Polres Bantul  berhasil menekan angka kecelakaan lalu-lintas yang memicu korban meninggal dunia. Dari H-7 hingga H-2 Lebaran, hanya tiga kejadian tanpa adanya korban jiwa, itupun kecelakaan  juga tidak menimpa pemudik.

"Ada kecelakaan di jalur utama mudik yaitu jalan Yogya – Wates namun hanya melibatkan warga lokal bukan pemudik," ujar Kasat Lantas Polres Bantul AKP Imam Bukhori SIK, di sela-sela pemantauan Pospam Jalan Parangtritis Pasar Seni Gabusan bersama Bupati Bantul Suharsono dan Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi SIK MM, Jumat (23/06/2017).

Imam mengatakan, potensi kecelakaan semakin tinggi ketika arus lalu-lintas padat yang diperkirakan puncaknya terjadi malam ini dan dini hari nanti atau memasuki H-1 lebaran. “Imbauan kita jika mengantuk, lelah jangan dipaksa mengemudi atau mengendarai sepeda motor. Istirahat pada posko-posko yang sudah kita siapkan dengan jajaran dinas perhubungan atau di kantor polisi terdekat," ujarnya.

Dijelaskan, puncak arus mudik lewat jalur selatan Yogya terjadi secara bergelombang. Biasanya kendaraan luar kota baik mobil pribadi atau bus baru masuk malam atau jelang subuh.

"Mungkin ini juga dampak kemacetan yang terjadi tol Jawa Tengah atau jalur selatan Jawa yang melalu Jawa Barat menuju Jateng dan masuk Yogyakarta," kata Imam.

Bupati Bantul Suharsono meminta kepada masyarakat yang melalui alternatif selatan Yogya mulai dar Purworejo, Kulonprogo dan Bantul harus ekstra hati-hati mengingat penerangan jalan masih minim namun dengan jalan yang relatif mulus. "Dari Purworejo jalan kurang baik dan gelap, menuju Kulonprogo jalan sangat baik dan lebar namun gelap. Menuju Bantul jalan cukup baik namun menyempit dan lampu penerangan jalan belum semua terpasang sehingga harus hati-hati," ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI