Cari Gerobak Angkringan? Di Jetis Bantul Ada Produsennya

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Angkringan, siapa yang tidak kenal dengan sebuah warung khas Jogja yang berciri gerobak kayu beratap tenda dari terpal. Didalamnya makanan dan minuman murah meriah seperti menu sego kucing, sate usus aneka gorengan dan minuman wedang jahe adalah menu wajib menemani kamu saat nongkrong di warung angkringan.

Menjamurnya angkringan disetiap sudut kota yogyakarta merupakan prosprek bisnis yang menjajnjikan. lihat saja berapa banyak sektor industri makanan tradisional dan aneka camilan dapat terus berjalan seiring keberadaan angkringan.

Seperti yang dilakukan Sujak, warga Telan Sumber Agung Jetis Bantul ini lihai melihat peluang dibalik bisnis angkringan. Maka jadilah Sujak memproduksi gerobak angkringan dan jasa persewaan gerobak angkringan. Benar saja, sejak dirintis 2007 silam/ usaha ini mampu mengangkat perekonomian keluarga Sujak.

Dibantu oleh 3 orang karyawan, sujak setiap hari memproduksi gerobak angkringan melayani pesanan yang selalu mengalir. Bahan baku kayu lamtoro dipotong dan dipasah untuk menjadi komponen yang siap dirangkai menjadi gerobak angkringan. Jenis kayu lamtoro dipilih sebagai bahan baku karena sifat kayunya yang anti lapuk dan awet terhadap cuaca.

“Sebenarnya kayu apa saja bisa dimanfaatkan untuk membuat gerobak angkringan, tapi dari hasil pengamatan selama ini, kayu lamtoro merupakan jenis kayu yang paling cocok digunakan sebagai bahan produksi gerobak angkringan,” ujarnya keada KRjogja.com belum lama ini.
Dalam 1 minggu dari mulai pemotongan kayu hingga perakitan/ Sujak dan karyawannya dapat menghasilkan 1 set gerobak angkringan jadi. gerobak angkringan sujak dibanderol dengan harga satu setengah juta rupiah lengkap dengan peralatan berjualan angkringan didalamnya.

Kamu tertarik dengan bisnis angkringan dan ingin mempunyai gerobak angkringan tapi terkendala biaya. nah…jangan khawatir sujak memilki solusi cerdas bagi anda yakni dengan model persewaan. eiitss…jangan salah, dengan model sewa ini puluhan gerobak milik sujak sudah menyebar ke hampir seluruh wilayah yogyakarta bahkan jawa tengah.

Dengan model sewa, pedagang angkringan merasa terbantu, bisnis tetap berjalan tanpa harus membeli gerobak angkringan jadi. Untuk model sewa ini sujak memberikan tarif sewa mingguan sebesar 37 ribu.

Bagaimana dengan perlengkapan lainnya seperti gelas ceret ataupun terpal. tenang saja dengan harga tersebut, sijak telah memberikan 1 gerobak bederta peralatan lengkap didalamnya. “Dengan sistem sewa, banyak pelanggan saya cukup terbantu dalam bisnis angkringannya. Mereka hanya cukup jeli melihat lokasi dan variasi kemasan penjualan, sepeti misal saat ini banyak pengusaha angkringan modern melengkapi lokasi usahanya dengan Wifi dan fasilitas lain, sehingga pelanggan yang mayoritas anak muda nyaman dan selalu kembali lagi,” pungkasnya. (Git/Ngip)

BERITA REKOMENDASI