Cari Korban Tenggelam Goa Cemara, Anggota SAR Terlempar dari Jet Sky

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Tragedi hilangnya wisatawan di Pantai Goa Cemara Desa Gadingsari menyisakan cerita tersendiri bagi Komandan SAR Korwil 3, Ali Sutanta Jaka Saputra. Lelaki 45 tahun tersebut sempat terlempar dari jet sky saat berjuang menerobos ganasnya gelombang Pantai Goa Cemara untuk mencari para korban. Dibutuhkan nyali besar untuk menaklukkan kejamnya ombak Pantai Goa Cemara.

Ditemui KR, Senin (10/08/2020) Ali menceritakan pengalamannya ketika berusaha menerobos gelombang dalam upaya mencari korban. Lelaki tersebut menjelaskan karakter pantai selatan Bantul khususnya Pantai Depok ke barat sangat berbeda.

Selain curam gelombang yang terbentuk cukup banyak, sehingga butuh insting tajam untuk bisa menerobos ke tengah laut. “Karakter gelombangnya tinggi datang secara terus menerus. Kondisi itu yang harus diperhatikan jika ingin masuk ke tengah laut baik menggunakan jet sky atau perahu jukung,” ujar Ali.

Namun karena sudah menjadi kewajibannya melakukan pencarian terhadap korban hilang di laut, sesulit apapun hambatan harus ditempuh. Pada saat gelombang tinggi mencapai 3 meter lebih, upaya pencarian hanya bisa dilakukan lewat jalur darat dan jet sky.

“Upaya pencarian korban ketika gelombang tinggi paling efekif dengan jet sky. Karena lebih mampu mencari celah dan menerjang ombak besar,” jelas Ali.

Tekadnya menerobos ganasnya gelombang bukan tanpa ilmu cukup. Ali sempat ikut kursus mengemudikan jet sky di Ancol Jakarta, sehingga pada saat pemerintah Bantul membelikan jet sky Ali langsung bisa mengoperasikan. “Dulu saya pernah kursus mengemudikan jet sky di Ancol sehingga waktu Pemda Bantul membelikan jet sky untuk SAR lewat BPBD tinggal menyesuaikan dan adaptasi karena sudah punya bekal pengetahuan dasar,” ujar Ali.

Sejauh ini baru dua personel SAR yang mampu mengoperasikan jet sky di laut selatan. Oleh karena itu pihaknya punya program kursus, bagi personel SAR yang muda muda. Mereka terus didorong dan dibekali kemampuan untuk berani mengopersikan jet sky dalam rangka untuk ops pencarian laka laut khusunya. “Jadi kuncinya harus hati-hati dan cermat membaca arus dan gelombang untuk bisa masuk ke tengah laut,” jelasnya

Bahkan ketika berusaha masuk ke tengah laut Pantai Goa Cemara. Ali sempat kesulitas menerobos gelombang, berulangkali mencoba tidak berhasil. Bahkan Ali sempat terhempas diterjang gelombang dan lepas dari jet sky. (Roy)

BERITA REKOMENDASI