Cegah Kepadatan Wisatawan, Ganjil Genap Diberlakukan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Serangkaian persiapan dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain jalur alternatif sebagai fokusnya, Dinas Perhubungan bakal menerapkan ganjil genap bertepatan momentum liburan akhir tahun. Penerapan ganjil-genap hanya diberluku bagi kendaraan pribadi baik roda dua dan empat

“Penerapan kebijakan ganjil genap tersebut akan kami berlakukan untuk liburan tahun baru saja. Kalau Natal belum, saya kira masih relatif landai. Kebijakan itupun hanya berlaku untuk kendaraan pribadi, termasuk roda dua,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Hariyanto SSos kepada KRJOGJA.com, Kamis (16/12/2021).

Dinas Perhubungan sudah mempersiapkan jalur alternatif jika terjadi lonjakan kendaraan signifikan di Jalan Parangtritis. Jika terjadi kepadatan luar biasa maka kendaraan akan diarahkan melalui sempalan Pundong keluar di selatan Jambatan Kretek.

Sebaliknya ketika kendaraan di Jalan Parangtritis normal, tidak akan ada kebijakan khusus bertepatan dengan momentum liburan Nataru. Demikian juga dengan kebijakan jalur searah setelah TPR Parangtritis.

Aris tidak menampik dalam berbagai kesempatan momentum liburan memang pernah diselatan TPR Parangtritis diberlakukan jalur searah, sementara kendaraan keluar dari objek wisata melalui Pantai Depok. Namun sekarang skema tersebut tidak diberlakukan kembali.

Terkait rencana kebijakan ganjil genap bakal dilakukan di utara TPR Parangtritis khusus kendaraan pribadi baik roda dua dan empat. Menurut Aris, nantinya wisatawan yang harus putar balik karena terkena kebijakan ganjil genap diarahkan mengunjungi objek wisata lain di Kabupaten Bantul.

“Tetapi untuk pastinya segala kebijakan tersebut akan dibahas dalam koordinasi Forkopimda pada tanggal 21 Desember 2021 mendatang tetapi khusus penyekatan itu sudah sesuai dengan instruksi dari Kementerian Perhubungan RI sehingga harus dilakukan,” ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI