Cek Lokasi Banjir, Wabup Telpon Kepala Dinas PU

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sosialiasi program padat karya digelar di Dusun Petir Kalurahan Srimartani Piyungan Bantul, Senin (24/01/2022). Program tersebut dinilai efektif dalam upaya melakukan pemulihan ekonomi. Bahkan wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menuju langsung lokasi yang bakal dibangun talud antisipasi luapan air sungai.

“Memang program padat karya ini kita prioritaskan, karena disamping kita membantu masyarakat untuk program pembangunan infrastruktur di tingkat bawah di pedukuhan kalurahan, sekaligus bagian untuk mendukung program pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi,” kata Joko Purnomo dalam sosialisasi.

Dalam acara tersebut dihadiri Kabid Penempatan Tenaga Kerja Perluasan Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Bantul Rumiyati SH MHum, Penewu Piyungan Anton Yulianto AP MIP, Lurah Srimartani H Mulyana, Dukuh Petir Kalurahan Srimartani Kapanewon Piyungan Sumadi.

Joko mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan padat karya secara swakelola. Disitu ada upah diberikan kepada masyarakat sehingga program ini bisa memberikan nilai tambah secara materi kepada masyarakat.

“Paling tidak membantu disektor perekonomian itu yang pertama. Kedua, program padat karya ini kan yang menentukan titik pembangunannya masyarakat itu sendiri. Artinya pembangunannya sesuai kebutuhan karena yang menentukan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian tugas pemerintah Kabupaten dan pemerintah DIY memfasilitasi dengan APBD. Padat karya ini betul-betul titiknya sesuai yang diharapkan, termasuk kualitas pembangunannya baik cor blok maupun talud.

Joko optimis masyarakat tidak hanya menyelesaikan pekerjaan sesuai aturan. Tetapi kualitasnya pasti dijaga dan memiliki rasa handarbeni terhadap hasil pembangunan itu. “Yang dari APBD kabupaten Bantul itu hampir 80 titik, kemudian dari APBD DIY 26 titik,” ujar Joko.

Sementara setelah meninjau lokasi yang bakal dibangun talud. Joko Purnomo langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas PU Kabupaten Bantul. “Karena ini penanganannya terkait dengan teknis dampak aliran sungai. Oleh karena itu saya langsung minta Pak Kepala Dinas PU Bantul untuk mengirim ahlinya melakukan kajian untuk acuan dalam melaksanakan penanganan,” ujar Politisi PDI Perjuangan tersebut. (Roy)

BERITA REKOMENDASI