Covid-19 Sebabkan Ribuan Anak Indonesia Jadi Yatim Piatu

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 hampir dua tahun menyelimuti kehidupan masyarakat diseluruh penjuru Indonesia. Bahkan akibat dari pandemi itu, per 6 Januari 2022 setidaknya 144.116 orang Indonesia meregang nyawa. Data Kementerian Sosial RI menunjukkan sebanyak 30.766 anak di negeri ini menjadi yatim dan yatim piatu setelah orang tuanya berpulang karena Covid-19.

‎Khsusus di Kabupaten Bantul Dinas Sosial mendata 400 anak menjadi yatim, piatu dan yatim piatu. Dari jumlah itu ada sembilan anak jadi yatim dan piatu akibat orang tuanya tumbang akibat virus itu.

“Anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, nanti saya menjadi orang tua asuhnya,” ujar anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, M Mardiono usai mengunjungi kediaman Musinem di Dusun Paker Mulyodadi Kapanewon Bambanglipuro Bantul, Sabtu (09/01/2022).

Mardiono menyampaikan, pemerintah bakal menjamin biaya pendidikan sembilan anak yatim piatu di Bantul hingga SMA sederajat. Selain itu juga memberi bantuan kepada keluarga yang mengasuh anak yatim piatu. “Tidak kalah penting, kami ingin memastikan kesehatan dari anak yatim piatu ini  terjamin,” jelasnya.

Menurutnya bisa jadi dimasa mendatang anak yatim piatu merupakan generasi penerus bangsa sebagai calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu perlu diperhatikan masa depan mereka.

Mardiono mengatakan jika bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian dirinya sebagai salah satu pejabat tinggi negara. Sekaligus menjalankan arahan dari Presiden Joko Widodo saling bergandeng tangan membantu dan memantau agar anak-anak yang kehilangan orang tuanya tetap mendapatkan hak pendidikan dan harus ada perhatian khusus.

Musinem merupakan nenek sekaligus pengasuh Maila Putri Pratama dan Maysa Putri Khasanah. Ia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan dua cucunya selama ini mengandalkan hasil warung kelontong warisan orang tua Miala dan Maysa.

Kendati kedua cucunya tidak memiliki orang tua, Musinem berharap keduanya tetap bisa maksimal dalam memperoleh pendidikan sehingga dapat meraih cita-citanya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI