Dapat Bantuan Dua Kano, Gerbang Banyu Langit Bangkit dari Pandemi

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Objek wisata swadaya masyarakat Gerbang Banyu Langit mulai beranjak bangkit dari terpaan pandemi. Terletak di Bintaran Kulon Srimulyo Piyungan Bantul, tepatnya di wedhi kengser Kali Opak, objek wisata ini kembali berbenah menyambut wisatawan.

Nurul Azizah, Asisten Manajer Operasional Taman Wisata Keluarga Gerbang Banyu Langit mengatakan sejak seminggu terakhir mulai banyak wisatawan yang datang untuk berekreasi. Menurut dia, hal tersebut membuat pengelola yang seluruhnya warga kembali bersemangat memaksimalkan potensi yang ada.

“Kami sebenarnya tidak pernah tutup hanya mungkin terbatas karena PPKM. Nah seminggu ini mulai banyak wisatawan hadir, rata-rata keluarga karena memang kan segmentasinya menengah ke bawah,” ungkapnya pada wartawan, Sabtu (23/10/2021).

Di Gerbang Banyu Langit, wisatawan bisa bersantai sembari berkuliner juga bermain air dan kanoing di Kali Opak. Pengelola juga menyediakan panggung hiburan serta kolam terapi ikan dan kolam renang anak.

“Karena kebetulan kami di pinggir sungai jadi ada atraksi kano yang juga diminati wisatawan. Kami sebelumnya punya 5 unit, dan hari ini ada tambahan tiga jadi total 8 kano,” sambung dia.

Gerbang Banyu Langit mulai buka sejak April 2019 lalu dengan swadaya masyarakat. BPR Madani Sejahtera Abadi (MSA) membantu pembiayaan bagi warga pedagang UMKM di lokasi tersebut termasuk pengembangan ekosistem digital.

Tercatat ada 24 lapak UMKM kuliner, aksesoris oleh-oleh dan mainan anak di objek wisata tersebut. “Sejak awal buka, tenant di sini mendapat bantuan kredit dari BPR MSA dan terus didampingi hingga kini,” ungkapnya lagi.

Sementara, Y Tri Agung Pujiantoro, Direktur Utama BPR MSA mengatakan pihaknya memang berusaha mendampingi warga yang berinisiatif membuka Gerbang Banyu Langit dari sisi pembiayaan dan pendampingan digital. Ia berharap, warga bisa memaksimalkan potensi wisata dan mendapatkan manfaat secara ekonomi.“Pembinaan UMKM di sini sejak April 2019 kami membantu pembukaan dan mengelola penjual termasuk pembiayaan lokasi wisata kita bantu. Kita membuat produk untuk membantu start awal, lalu kami bantu pendanaan keseluruhan dan pendampingan. Digitalisasi juga melalui Youtube sehingga cepat dikenal masyarakat. Ini salah satu UMKM pariwisata yang kami dampingi,” ungkap Agung usai pemberian dua kano di Gerbang Banyu Langit.

Beberapa waktu ke depan, Gerbang Banyu Langit bersiap menambah rekreasi untuk anak berupa Kampung Pasinaon. Lokasi tersebut berada satu kesatuan dengan objek wisata saat ini yang diharapkan bisa memaksimalkan potensi wisata edukasi anak. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI