Demi E-KTP, Warga Bantul Ada yang Antri Pukul 03.00 WIB

BANTUL (KRJogja.com) – Menjelang batas akhir pelayanan perekaman data untuk E-KTP yaitu 30 September 2016 masyarakat memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul. Tidak sedikit yang antri untuk mengambil nomor urut saat masih dini hari.

Setidaknya hal tersebut diungkapkan Dwi (35), warga asal Dlingo ini mengaku mengambil nomor antrian sejak pukul 05.00 WIB. “Ambil nomor antrian subuh jam 5 pagi, dapetnya nomor 54. Sampai sekarang belum dipanggil,” ujar Dwi pada pukul 11.00 WIB. Dwi menambahkan bahwa nomor antrian satu didapatkan oleh orang yang mengambil nomor antrian pada pukul 03.00 WIB.

“Lebih baik datang lagi saja besok pagi kalau nomor antriannya beratus-ratus begitu. Antri saja jam tiga pagi untuk mencatat nama ke penjaga gedung, nanti akan diberi nomor antrian secara manual dulu. Nanti jam 7 pagi datang lagi untuk mengambil nomor antrian yang sudah diambilkan dari mesin oleh penjaganya," ujar Ahmadi (41), warga Melikan, Bantul.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati mengatakan bahwa setiap data antrian yang masuk ke Disdukcapil Bantul akan didata dan diterapkan sistem kuota. “Misalnya hari ini dibatasi sampai nomor antrian 500, dilayani dari pukul 7 pagi sampai 6 sore. Apabila ada yang mendapat nomor antrian di atas nomor 500 harus datang keesokan harinya,” ujar Fenty, Selasa (13/09/2016).

Fenty menambahkan bahwa satu hari yang lalu yaitu Senin (12/09/2016), Disdukcapil Kabupaten Bantul melayani 800 nomor antrian. “Tapi ternyata yang datang hanya 400 orang, 400 lainnya hanya mengambil nomor dan tidak jadi datang, biasanya mengambil nomor antrian lagi di pagi hari selanjutnya agar dapat nomor antrian yang lebih awal," tambahnya.  (MG-07)

 

BERITA REKOMENDASI