Derita Kanker Usus, Koko Butuh Bantuan Pengobatan

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KR) – Sasongko Wahyu Sejati (Koko) warga Ngotho, RT 04 Bangunharjo, Sewon, Bantul hanya bisa menghabiskan waktu ditempat tidur setelah didiagnosis menderita tumor pada usus besarnya. Penyakit tumor yang diderita pemuda berusia 16 tahun ini juga membuatnya tidak bisa maksimal mengikuti pelajaran kelas kelas 3 Mts yang seharusnya dilalui.

Ayah Koko, Sugeng Widodo (41) saat ditemui dirumahnya, Kamis (25/2) mengatakan, tumor pada usus putranya ini belum bisa diambil mengingat kondisi Koko. Sebelumnya Koko sudah menjalani operasi di RS Sardjito untuk memotong usus yang mengalami infeksi karena kotoran tidak bisa keluar setelah terjadi penyumbatan di usus.

“Operasi dilakukan sekaligus untuk membuatkan lubang pembuangan pada pinggang Koko. Menurut dokter pengobatan yang bisa dilakukan saat ini adalah kemoterapi untuk mengecilkan tumor pada usus Koko. Diharapkan setelah tumor mengecil baru dilakukan operasi selanjutnya untuk pengambilan tumor,” katanya.

Sejak didiagnosis menderita tumor pada akhir tahun kemarin, Koko sudah mendapatkan dua kali mendapatkan pengobatan kemoterapi. Pasca kemoterapi kondisi Koko menjadi lemah, bahkan rambut dikepala sudah rontok semuanya. Badan Koko juga terlihat sangat kurus karena asupan makanan tidak dapat masuk dengan baik.

“Efek kemoterapi memang membuat kondisi Koko sangat lemah. Seharian aktifitasnya hanya tergolek di tempat tidur, nafsu makannya juga menurun drastis. Namun kami hanya bisa pasrah, karena hanya pengobatan ini yang bisa dilakukan sesuai petunjuk dokter.

Sugeng menambahkan pengobatan yang dilakukan pada Koko masih sangat panjang dengan jadwal rutin 2 minggu sekali mendapatkan injeksi kemoterapi. Selama perawatan kemoterapi di RS, Koko juga harus menjalani opname rata-rata selama seminggu.

Pekerjaannya sebagai buruh gilingan padi diakui tidak bisa mencukupi biaya pengobatan dan menanggung kebutuhan keluarganya yakni istri dan kedua adik Koko. Sementara untuk perawatan medis dirumah seperti mengganti plastik menampung kotoran, wajib dilakukan periodik setiap hari dengan biaya yang tidak sedikit.

“Semoga melalui KR kami sekeluarga mengetuk hati para dermawan untuk membantu pengobatan anak kami hingga bisa sehat kembali, terimakasih,” harapnya. (Git)

BERITA REKOMENDASI