Dewan Minta Pemerintah DIY Bangun Embarkasi

Editor: KRjogja/Gus

SRANDAKAN, KRJogja.com – Komisi D DPRD DIY mendesak agar pemeritah DIY segera membangun embarkasi haji. Langkah cepat perlu diambil lantaran bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) sudah dikerjakan.

Harapanya ketika bandara sudah dibuka, embarkasi juga sudah bisa difungsikan. Selain untuk memenuhi kepentingan masyarakat embarkasi tersebut bisa menopang PAD pemerintah DIY. Sejauh ini lokasi paling strategis berada di sisi utara Pantai Kuwaru Desa Poncosari Kecamatan Srandakan Bantul.

“Kami dari Komisi D DPRD DIY memang yang punya ambisi membangun embarkasi ini,  tetapi bukan untuk kepentingan komisi, melainkan  demi kepentingan pemerintah DIY,” ujar Ketua  Komisi D DPRD DIY,  Koeswanto disela peninjauan lokasi di  Jalan Jalur Lintas Selatan Kuwaru Poncosari Kecamatan Srandakan Bantul, Senin (24/9). Dalam kunjungan itu juga dihadiri Kemenag DIY, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Biro Kesra, Bappeda serta Perwakilan Kraton Yogyakarta.

Koeswanto menjelaskan,  Komisi D punya inisiatif dan mendorong pembangunan embarkasi setelah melihat realitas di lapangan terkait dengan pembangunan bandara NYIA. Hadirnya bandara di Kulonprogo tersebut  punya dampak sangat luas terhadap sendi kehidupan masyarakat serta arah pembangunan di wilayah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan.  “Embarkasi tidak semata dimanfaatkan ketika musim haji, masyarakat dan siapa saja bisa menggunakan fasilitas itu,” jelas Koeswanto.

Dipilihnya Kuwaru mengingat lokasi lahan masih mencukupi dan berada sangat dekat dengan JJLS. Artinya  lahan  di Kuwaru ini letaknya memang sangat strategis menuju bandara NYIA di Kulonprogo. Meski begitu pihaknya memberikan kesempatan jika Kabupaten Kulonprogo punya lahan memadai sesuai kebutuhan. “Soal lokasi saya tidak masalah mau di Kulonprogo boleh di Bantul juga tidak masalah. Terkait dengan anggaran tentu belum bisa kami sampaikan Karena anggaranya memang sangat besar. Sementara terkait luasan lahan merujuk data dari Desa Poncosari terdapat tanah Sultan Ground sekitar 20 hektare. Oleh karena itu perencanaan kami dorong secepat mungkin agar pembangunan embarkasi bisa segera dilakukan,” ujarnya.

Sementara Kepala Seksi Sistem Informasi Haji Kanwil Kemenag DIY, Imam Khoiri mengatakan, dengan adanya  embarkasi di DIY. Tentunya  semakin memudahkan pelayanan bagi jemaah, termasuk jarak yang semakin dekat. Selain itu dengan masa tunggu keberangkatanlama berimplikasi pada usia jemaah yang semakin tua.  Kondisi itu punya dampak pada menurunnya fisik jemaah calon haji. Sehingga perlunya ada embarkasi dekat dalam upaya memberikan pelayanan kepada jemaah. “Tentu daerah sekitar ini dari Purworejo bisa mengambil manfaat dengan adanya embarkasi itu,” ujar Imam. (Roy)

BERITA REKOMENDASI