Dewan Minta Perajin Jaga Spirit, Menggeliat dengan Tumpuan Pasar Lokal

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi Covid -19 yang terus melandai memberikan energi positif bagi sektor dunia usaha.  Kendati masih bertumpu di pasar lokal, permintaan terus berjalan. Sementara DPRD Bantul berharap meski pandemi terus menunjukkan ke arah positif protokol kesehatan (Prokes)  meski ditegakkan.
“Permintaan terus ada meski jumlahnya tidak banyak,  dari Aceh,  Palembang , Jakarta dan sejumlah kota lain di Indonesia,” ujar salah satu perajin gerabah mosaik kaca atau gerabah berlapis kaca, Agus Nur Rohman  warga Sentanan Bangunjiwo Kasihan Bantul, Rabu (19/1/2022).
Agus tidak menampik jika permintaan kerajinan buatan nya belum sepenuhnya pulih. Meski begitu lelaki kelahiran 1975 tersebut bersyukur pulsanya sudah kembali berjalan. “Jumlah permintaannya memang tidak banyak, tetapi setiap Minggu ada saja yang pesan, itu yang membuat saya tidak spaneng dan sangat optimis ke depan perekonomian akan bangkit seiring dengan hilangnya pandemi Covid -19, ujarnya.
Agus mengatakan begitu pandemi melanda sektor usaha kerajinan keramik mosaik kena dampaknya. Ketika sebelum pandemi sebanyak 5 orang dipekerjakan untuk memproduksi kerajinannya. Tetapi sekarang baru 2 orang masuk untuk memenuhi permintaan pasar. “Sekarang ini yang banyak pesanan dari berbagai daerah di Indonesia tetapi untuk wisatawan yang berkunjung langsung ke ke showroom masih sangat jarang sekali,” ujarnya.
Agus menjelaskan, mozaik kaca terdiri beragam jenis bisa dibuat diantaranya vas bunga, gerabah terracotta, cermin, meja dan dan produk kerajinan untuk penghias rumah lainnya. “Prinsipnya semua kerajinan baik kayu dan gerabah bisa kami olah dengan lapisan kaca,” jelasnya.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bantul,  Aryunadi SE mengatakan,  perajin harus tetap semangat dalam  menyambut kondisi  yang terus membaik ini. Meski begitu dalam memberikan pelayanan bagi konsumen tetap prokes. Pemerintah pusat dan daerah mesti satu komitmen dalam mengimplementasikan program. Artinya program apa saja yang bisa diakses pengrajin untuk memulihkan pasar.  (Roy) 

BERITA REKOMENDASI