Dharma Pertiwi DIY Ikut Pecahkan Rekor Muri Membatik

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati pada tangga 2 Oktober lalul, anggota Dharma Pertiwi Koorcab DIY Daerah D ikut ambil bagian dalam pemecahan Rekor Muri membatik dengan canting yang dilaksanakan Pasar Seni Gabusan bantul, Yogyakarta. Pemecahan rekor Muri membatik canting ini diikuti oleh 5.000 orang secara serentak diseluruh Indonesia dengan melibatkan Dharma Pertiwi beserta unsur-unsurnya dan masyarakat umum.

Dari wilayah Korem072 Pamungkas setidaknya mengerahkan 220 orang. Kegiatan ini merupakan upaya menggugah dan membangkitkan semangat seluruh masyarakat Indonesia untuk mencintai dan melestarikan  batik sebagai budaya asli Indonesia.

“Batik merupakan warisan budaya leluhur Indonesia yang sudah ada sejak jaman dulu dan saat sekarang sudah sangat diminati oleh dunia internasional. Maka dari itu sebagai warga Indonesia tentunya kita harus bangga menggunakan batik, karena dengan menggunakan batik berarti sudah berupaya melestarikan budaya leluhur kita,” kata Ketua Persit Chandra Kirana Koorcab Rem 072 PD IV Diponegoro, Dessy M Zamroni.

Tanggal 2 Oktober merupakan hari batik nasional Indonesia. Hal ini sesuai dengan yang ditetapkan oleh UNESCO bahwa tanggal 2 Oktober 2009 bahwa batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (*)

BERITA REKOMENDASI