Difabel Harus Mendapatkan Fasilitas yang Lebih Baik

BANTUL (KRjogja.com) – Bupati Bantul Drs H Suharsono terus mendorong agar kaum difabel di Bantul dapat mengkses program Pemkab Bantul. Selain itu difabel Bantul mesti mendapatkan fasilitas dari pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhannya.  Perhatian lebih dari pemerintah itu diharapkan jadi jalan untuk memandirikan warga yang mengalami keterbatasan fisik tersebut.

"Saya instruksikan kepada camat, lurah, dukuh, RT  data warga penyandang difabel di wilayah masing-masing. Sehingga ketika pemerintah daerah punya program termasuk pemberian alat bantu bisa diusulkan," ujar Bupati Bantul, Drs H Suharsono disela acara penyelenggaraan pelayanan jamkesus terpadu untuk akselerasi penyandang difabel dalam pelayanan  kesehatan dan alat bantu di Bantul tahun 2016 di Aula Kompleks Pemda Bantul di Manding, Selasa (31/8/2016).

Suharsono punya komitmen bagaimana caranya agar penyandang disabilitas di Bantul mudah mendapatkan pelayanan secara gratis pemerintah. Termasuk mendapatkan kursi roda atau alat bantu lainnya yang orientasinya untuk menunjang aktvitas keseharian. Suharsono juga memberikan motivasi kepada penyandang difabel di Bantul. Salah satunya kepada Mukijo warga  Jembangan RT 01 Desa Segoroyoso Pleret Bantul.  Suharsono mengatakan, dalam kondisi apapun harus tetap semangat dan tidak 'nglokro'.

"Dalam kondisi suka dan duka harus ditanggung bersama, dihadapi bersama itu yang namanya keluarga. Jangan sampai ketika sudah sakit ditinggal pergi," ujar Suharsono. (Roy)

BERITA REKOMENDASI