Dimungkinkan Usung Calon di Luar Kader

BANTUL, KRJOGJA.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul mengusulkan 5 nama calon bupati (cabup) yang akan diusungnya. Dengan perolehan 11 kursi legislatif, PDIP sangat dimungkinkan mengusung sendiri calon dari kader internal. Meski demikian potensi PDIP mengusung tokoh dari luar kader sangat terbuka lebar mengingat peta politik di Bantul sangat dinamis.

"Meski secara aturan bisa mengusung paslon bupati-wabup sendiri namun tidak menutup kemugkinan PDIP akan mengusung calon dari parpol lain. Atau bahkan siapapun diluar kader PDIP yang memang berkompeten menjadi calon orang nomor satu di Bantul tanpa harus berganti seragam alias menjadi kader PDIP," ujar Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo kepada KRJOGJA.com, Minggu (1/12/2019).

Kelima kandidat yang diusulkan DPC PDIP yakni Bambang Wisnu Handoyo mantan pejabat DIY, dirinya sendiri (Joko Purnomo), KH Abdul Halim Muslih (Wabup Bantul saat ini), Agus Santosa ( warga Bantul) dan Kompol Kusilah (Anggota Polres Bantul). 

Adapun pengusulan nama tersebut berlatarbelakang dari penjaringan aspirasi tingkat akar rumput dan pendaftaran. "Seperti Kompol Kusilah itu mendaftarkan diri ke kantor DPC kemudian kita usulkan ke pusat," jelas Agus.

Ditambahkannya dengan asumsi perolehan suara pada Pileg 2019 lalu PDIP Bantul mampu memperoleh 150 ribu suara maka pihaknya optimis pada Pilkada 2020 ini mampu mengantarkan calon pilihan partainya menjadi bupati/wabup Bantul.

"Saya apresiasi untuk tahun ini internal PDIP kompak tidak seperti periode sebelumnya yang sempat terjadi perpecahan. Kekompakan ini hendaknya terus dipertahankan," tegasnya.

Dimintai komentar terkait pelaksanaan Pilkada 2020 di 3 Kabupaten se DIY, anggota DPR RI Fraksi PDIP, Drs H Idham Samawi optimis pada Pilkada 2020 PDIP dapat sapu bersih perolehan suara maksimal. Selain itu PDIP terutama di 3 kabupaten penyelenggara Pilkada yakni Sleman, Bantul dan Gunungkidul memiliki tugas berat yakni mengembalikan kejayaan PDIP kembali.

"Untuk kejelasan calon siapa saja yang akan diusung tetap menunggu rekomendasi DPP. Untuk kepastian nama yang dimunculkan paling cepat akhir Desember atau awal Januari. Karena dari DPP rencananya ada survei dan penjaringan. Maka dari itu pengumuman calon yang direkomendasikan di 3 kabupaten ini diharapkan dapat serentak," jelas Idham. (Aje)

BERITA REKOMENDASI