Dinas Perpustakaan Gulirkan Program Larisa

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul terus berinovasi untuk mendukung program gerakan tertib arsip. Sehingga kedepannya arsip disemua lini Kabupaten  Bantul makin tertata agar jadi rujukan dalam pembangunan. Selain menyasar lingkungan pemerintah daerah, tahun 2018 ini juga sudah digulirkan program Layanan arsip desa (Larisa).  

"Kami juga ada program Gerakan tertib arsip Bantul harmoni dan akuntabel (Getar Bahana) itu salah satu inovasi yang kami kembangkan di inas Perpustakan dan Kearsipan Bantul, " ujar Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, Singgih Riyadi SE MM, Senin (2/4).

Dijelaskan, dengan program tersebut dari  dinas secara langsung melakukan pendampingan pengelolaan arsip -arsip disetiap desa. Artinya dari dinas melayani permintaan dari desa untuk membangun bidang kerasipan. Sehingga ketika berkunjung ke desa petugas dari dinas bakal melakukan pendampingan terkait dengan penataan arsip. 

"Nanti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul juga akan mengadakan lomba kearsipan diikuti 75 desa di Bantul, penyelanggaraan pada April -Mei, " ujar Singgih.  Karena bidang kearsipan dinilai punya peran strategis untuk sebuah organisasi apalagi dibidang  pemerintahan.

Dengan program tersebut dokumen penting  bisa terjaga, jika dibutuhkan sewaktu -waktu bisa dipakai. Untuk menunjang program tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul juga rutin melakukan pertemuan dengan petugas arsip desa. 
"Pendampingan bidang kearsipan di Desa Srimulyo merupakan bagian dari dinas agar bidang arsip desa semakin maju, " ujarnya. Selain itu dari dinas juga melakukan terobosan dengan mengawetkan sejumlah dokumen penting termasuk peta wilayah di Bantul. Salah satunya dengan memanfaatkan tisu jepang. Ketika memanfaatkan bahan tersebut paling tidak dokumen akan terjaga dalam kurun waktu 50 hingga 100 tahun. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI