Dishub Genjot PAD Dari Sektor Parkir

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjoGJA.COM) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir terus meningkat jumlahnya. Merujuk data Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul dari target Rp 250 juta, tetapi realisasi pendapatan parkir tahun 2017 mencapai Rp 270 juta.  
Sementara Dishub Bantul bakal fokus mengoptimalkan pasar agar bisa memberikan kontribusi kepada daerah. Dari 24 pasar di Bantul, terdapat 10 pasar pengelolaan parkirnya belum dalam pengelolaan Dishub.
 
Kepala Dishub Bantul, Aris Suhariyanta SSos MM  didampingi Kabid Lalulintas Dishub Bantul, Agus Jaka Sunarya, Jumat (9/2) mengatakan, realisasi pendapatan parkir selama tahun 2017 lalu mencapai Rp 270 juta. Dengan angka itu, sebenarnya melebihi dari target minimal pendapatan sebesar Rp 250 juta. Sementara untuk tahun ini  pemerintah daerah mematok target Rp 276 juta. Dijelaskan, sejauh ini pasar menjadi salah satu sasaran Dishub Bantul dalam menaikkan pendapatan daerah lewat sektor parkir. Tetapi persoalannya belum semua parkir pasar berada dibawah pengelolaan Dishub. Berdasarkan data,  mayoritas pasar yang belum bekerjasama dengan Dishub itu merupakan pasar desa. Aris mengakui, parkir pasar desa cukup sulit untuk dikerjasamakan karena memiliki peraturan desa (Perdes) sendiri yang mengatur retribusi pasar dan parkir. “Saya berharap 10 pasar itu bisa kerjasama dengan kita di tahun 2018 ini,” jelasnya.
 
Sementara Agus Jaka Sunarya menambahkan, penyelenggaraan parkir tahun 2018 ini mengalami peningkatan. Titik parkir yang menjadi binaan dan pengawasan Dishub Bantul ditepi jalan umum mencapai 142 titik, dari sebelumnya 111 titik. Parkir  khusus mengalami peningkatan sebelumnya 53 titik kini menjadi 55 titik. 

“Kita berusaha  meningkatkan karena masih banyak potensi belum dioptimalkan,” kata Agus.

Dijelaskan, dalam Perbub No 17 Tahun 2017 ada kenaikan tarif retribusi jika dibandingkan dengan Perbub Perbub No 7 tahun 2011. Tetapi kenaikan tarif masih terjangkau masyarakat.  Retribusi parkir khusus atau diobjek wisata sepeda atau kendaraan tidak bermotor sebelumnya  Rp 500, menjadi Rp 1.000,. Kendaraan bermotor roda dua Rp 1.000 menjadi Rp 2.000, kendaraan bermotor roda empat dari Rp 2.000, naik jadi Rp 5.000. Sementara  kendaraan bermotor roda enam Rp 5.000 menjadi Rp 10.000. “Untuk kendaraan bermotor dengan roda lebih dari enam roda naik dari Rp 6.000 menjadi Rp 15.000,” jelasnya. 

Dishub juga sudah melakukan  sosialisasikan termasuk pemasangan spanduk-spanduk.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI