Disnakertrans Bantul Lakukan Pendataan Manual

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul merencanakan akan mendata jumlah pengangguran di seluruh desa sepanjang tahun 2019. Pendataan akan dilakukan secara manual dengan menerjunkan petugas turun ke masyarakat. Pendataan ulang dilaksanakan lantaran selama ini data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bantul dianggap kurang sesuai.

Kepala Bidang Penempatan Kerja Perluasan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti menuturkan teknis pendataan secara manual akan dilakukan Disnakertrans dengan menerjunkan petugas survei ke masyarakat. "Petugas akan kami terjunkan ke tingkat desa," tandasnya.

Secara teknis, imbuhnya, petugas pendata pengangguran dari Disnakertrans akan meminta data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul terutama bagi warga yang telah memasuki usia kerja. "Data ini nantinya akan dicocokkan petugas secara langsung ke yang bersangkutan ketika melakukan pendataan," imbuh Istirul.

Istirul mengungkapkan, fungsi dari pendataan pengangguran supaya Disnakertrans memiliki basis data yang benar-benar akurat. Sehingga kebijakan dan intervensi dari pemerintah bisa tepat sasaran atau sesuai kebutuhan.

Adapun indikator pengangguran sesuai dengan Undang-undang (UU) Ketenagakerjaan No 12 Tahun 2013 adalah seseorang yang bekerja kurang dari 35 jam perminggu. "Namun demikian indikator pengangguran itu antarlembaga pemerintah bisa berbeda," jelasnya. (Aje)

BERITA REKOMENDASI