Dispar Bantul Optimalkan Protokol Kesehatan di Obwis

Editor: KRjogja/Gus

KRETEK, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata Bantul berupaya implementasi penerapan protokol kesehatan di era normal baru berjalan sesuai harapan. Dinas terkait termasuk dari unsur Satpol PP, kepolisian dan TNI selama ini punya peran strategis dalam memberikan imbauan kepada wisatawan. Langkah tersebut diambil agar protokol kesehatan dalam era normal baru bisa terlaksana. Sehingga target untuk memutus rantai penyebaran virus Covid- 19 tercapai.

“Pelaksanaan protokol kesehatan di sektor wisata yakni pengunjung memakai masker, pengecekan suhu dan memperbanyak cuci tangan di air mengalir. Jika dalam pengecekan suhu mencapai 37 lebih, pengelola wisata wajib menyediakan tempat untuk beristirahat. Jika setelah istirahat suhunya masih 37 lebih maka harus segera menghubungi faskes,” ujar Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi SE, Selasa (7/7).

Markus Purnomo Adi mengatakan, Dinas Pariwisata harus bekerja ekstra keras agar protokol kesehatan bisa diterapkan di objek wisata. Menurutnya, implementasi dari protokol kesehatan di normal baru ini terdapat beberapa kendala. Termasuk ketika pengecekan suhu rombongan bus wisata. Sampai pada sulitnya memisahkan wisata berkerumun di objek wisata pantai. “Memang kami akui tidak mudah, tetapi kami terus berupaya agar protokol kesehatan di era normal baru ini bisa terlaksana dengan baik. Selain itu pengelolawisata juga di minta untuk menyediakan sarana prasarana untuk penunjang pelaksanaan protokol kesehatan,” ujarnya.

Salah satunya dengan mengoptimalkan pengelola terus memberikan imbauan baik lewat pengeras suara. Termasuk mengedukasi langsung kepada pengunjung. Selain itu, dari petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) sudah melakukan imbauan dan pemeriksaan suhu setiap pengunjung. “Sejak tanggal 27 Juni kemarin uji coba pembukaan objek wisata dimulai gang protokol kesehatan kami terapkan seoptimal mungkin,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI