Ditlantas Polda DIY Gelar Ramadan Berbagi

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Jajaran Subdit Regident Ditlantas Polda DIY, Kamis (15/04/2021) sore, bertempat di Simpang Empat Druwo, Jalan Parangtritis, Yogyakarta menggelar kegiatan Ramadan Berbagi. Kegiatan langsung dipimpin Kasubdit Regident Ditlantas Polda DIY AKBP Ihsan SIK, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda DIY AKP Maryanto SH, dan Pasi STNK Subdit Regident Polda DIY AKP Sutrisno beserta seluruh anggota.

Ramadan Berbagi berupa pemberian paket takjil bagi pengendara sepeda motor, sopir angkutan, sopir becak, dan masyarakat di sekitar lokasi yang membutuhkan bantuan. Sedikitnya 200 paket takjil dibagikan, dengan harapan bisa sedikit membantu masyarakat yang membutuhkan di bulan Ramadan. Tak hanya itu, paket takjil diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

Menurut Kasubdit Regident Ditlantas Polda DIY AKBP Ihsan SIK, bulan Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam, dimana umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Tak sekadar menahan lapar dan haus, umat Islam juga dituntut untuk mengendalikan hawa nafsu.

Itulah salah satu hakikat di dalam berpuasa, yang dilaksanakan selama 30 hari hingga nantinya tiba Idul Fitri. Selain menahan hawa nafsu, di bulan Ramadan umat Islam juga dituntut untuk memiliki kepedulian sosial, yakni ‘turut serta’ merasakan apa yang dialami sesama.

Kepolisian yang menjadi garda depan dalam pencegahan penyebaran virus korona, tentu tidak sebatas hanya melakukan langkah-langkah antisipasi dan upaya sosialisasi mengenai protokol kesehatan (prokes). Memasuki minggu pertama bulan Ramadan, upaya lain pun dilakukan sebagai penjabaran nilai-nilai sosial dan religiositas.

Salah satu tradisi tahunan yang telah dijalankan kepolisian ketika memasuki bulan Ramadan adalah turut merasakan dan berbagi dengan yang dialamai masyarakat. Salah satunya melakukan bakti sosial, berupa pembagian makanan untuk berbuka puasa atau pemberian sembako sebagai persiapan sahur.

Seluruh personel Subdit Regident Ditlantas Polda DIY terlibat langsung membagikan sekitar 200 paket takjil kepada pengendara kendaraan bermotor (mobil, barang, sepeda motor, dan angkutan umum), serta para pekerja bangunan di sekitar lokasi.Tidak ketinggalan para pengemudi becak dan warga yang pantas diberi bantuan juga diberi bantuan paket takjil.

“Di sela-sela pembagian paket takjil, petugas juga memberi imbauan mengenai perlunya ditaati tata tertib lalu lintas guna terciptanya keamanan dan keselamatan berlalu lintas,” ujar AKBP Ihsan SIK.

Selain itu, kepada para pengendara kendaraan bermotor dan masyarakat luas, petugas juga memberi penekanan perlunya ditaati protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona. Masalah penggunaan masker menjadi perhatian utama, selain masalah kebiasaan cuci tangan dan menghindari kerumunan.

AKBP Ihsan SIK menambahkan kegiatan ‘Ramadan Berbagi’ merupakan salah satu wujud kepedulian jajarannya dalam mengimplementasi pemahaman polisi sebagai sahabat masyarakat. Upaya saling memahami kondisi dan situasi tidak sebatas hanya pada pemikiran, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata. Bantuan paket takjil tentu tidak bisa dipahami hanya dari nilainya saja, melainkan lebih dari itu niat utamanya lebih menjadi prioritas pemahaman bersama. “Sebuah niat baik akan menjadi lebih baik lagi jika diwujudkan,” tandasnya.

AKBP Ihsan SIK menyampaikan untuk merealisasi niat berbagi pada bulan Ramadan, jajarannya secara sukarela mengumpulkan dana, kemudian ‘disulap’ dalam bentuk paket takjil. Kegiatan ini direncanakan tidak hanya berlangsung sekali, melainkan akan dilanjutkan di tempat-tempat lain selama bulan Ramadan.

Dengan cara ini, diharapkan jajarannya bisa turut merasakan apa yang dirasakan masyarakat sekaligus mengucap syukur karena masih bisa berbagi dengan sesama. “Semoga apa yang kami lakukan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, sekaligus membantu ketika menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan tahun ini,” ucap AKBP Ihsan SIK.

Ditambahkan, sesuai dengan kebijakan pemerintah diharapkan pada Lebaran tahun ini masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan mudik, semata-mata demi keselamatan bersama. Salah satu pertimbangannya, saat ini virus korona belum sepenuhnya sirna. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI