Dokter Dinyatakan Positif Corona, Puskesmas Banguntapan I Ditutup

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Seorang dokter yang bertugas di Puskesmas Banguntapan I dinyatakan positif Covid-19. Dokter tersebut kini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Corona di Bambanglipuro. Dengan adanya dokter yang positif Covid-19 tersebut, maka petugas medis lainnya di lingkungan Puskesmas Banguntapan I yang pernah kontak langsung dengan yang bersangkutan wajib melakukan isolasi mandiri dan menjalani rapid test maupun swab.

Sekda Bantul, Drs H Helmi Jamharis MM selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul membenarkan adanya penambahan seorang pasien positif dari petugas medis. “Selain itu, Puskesmas Banguntapan I juga segera ditutup sementara selama 2 atau 3 hari untuk distiril dengan penyemprotan distinfektan,” ungkapnya.

Sementara hasil test swab yang menyasar pada pedagang pasar di Pasar Bantul, Pasar Njanten, Pasar Ngipik dan DM Piyungan telah turun dan semuanya negatif. Walaupun hasil swab negatif, tetapi Helmi meminta agar pedagang maupun pembeli di pasar tradisional serta warung makan sekitar pasar wajib menjalani protokoler kesehatan.

“Jangan banyak berkerumun atau bergerombol, karena bisa mendatangkan reskan penularan Covid-19. Bantul belum aman 100 persen penularan Covid-19,” tegas Helmi.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid- 19 dalam perawatan di rumah sakit, hingga Kamis kemarin ada 14 pasien ditambah 1 pasien seorang petugas medis. Dari jumlah pasien positif tersebut paling banyak ada di Kecamatan Banguntapan. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI