Dompet ‘KR Peduli’ Salurkan 6.000 Karung

BANTUL, KRJOGJA.com – Berada dibantaran Sungai Oya, wilayah Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri sangat rentan ancaman banjir.  Dengan posisi dusun yang sebagian besar di tepi sungai, sudah menjadi risiko jika banjir datang  kerusakan tidak bisa dihindari. Musibah banjir akhir tahun lalu menjadi bukti, kerusakan tersebar disejumlah dusun khususnya di bantaran sungai. Selain banjir, ancaman tanah longsor juga mengintai wilayah tersebut.

Lurah Desa Selopamioro Imogiri Bantul, Himawan Sajati Jumat (19/1/2018) mengatakan, kerusakan infrastruktur dan potensi abrasi di wilayahnya hingga sekarang menjadi persoalan serius.  

"Sempat terlintas dalam pikiran saya, bagaimana mencegah agar abrasi tidak merusak bangunan rumah milik warga saya. Harus segara dilindungi supaya air tidak menerjang tanah warga hinga mengenai bangunan," ujar Himawan Sajati disela menerima bantuan 6.000 karung dan uang Rp 2 juta untuk warga RT 01 dan 02 Siluk 1 Selopamioro Imogiri Bantul, Jumat (19/1/2018).   

Dalam serah terima bantuan program dompet ‘KR Peduli' juga dihadiri Kepala Dusun Siluk 1 Sumardiyanto, Ketua RT 01 Mujiyana. Penyerahan dilakukan Wakil Pemimpin Redaksi Kedaulatan Rakyat, H Ahmad Lutfi MA.

Himawan Sajati mengatakan, dengan banyaknya kerusakan terjadi diwilayahnya, memang sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak dalam proses pemulihan. Tidak mungkin, pemulihan paska banjir sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah desa.  

"Bantuan program ‘Dompet KR’ peduli ini sangat meringankan beban kami, sekali lagi sebagai wakil masyarakat Selopamioro Imogiri Bantul kami mengucapkan tirmakasih kepada KR, " ujar Himawan.

Paska banjir ini waktu itu, KR memang sudah memberikan stimulan kepada warga dalam bentuk barang, tetapi jumlahnya sangat terbatas.  Oleh karena itu penyerahan karung yang mencapai ribuan, tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Siluk 1. Bantuan 6.000 karung diberikan kepasa warga RT 01 dan 02 yang rumahnya terancam abrasi. Sementara Rp 2 juta dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan gotong royong.

Sementara Ketua RT Mujiyana bersyukur  program dompet ‘KR Peduli’ bencana alam sampai dikampungnya. Hadirnya bantuan tersebut sudah pasti semakin membuat warga Siluk semakin semangat bangkit dari keterpurukannya setelah banjir.
"Paling tidak kami tidak berjuang sendiri menghadapi bencana itu, khususnya warga yang rumahnya terancam abrasi," jelasnya.

Bantuan karung tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk melindungi pekarangan warga dari gerusan sungai Oya. Ada sejumlah rumah warga terancam abrasi Sungai Oya.(Roy)

Baca Juga: Longsor Terus Terjadi, Warga Pasrah dengan Keadaan 

BERITA REKOMENDASI