DPP Gerindra Ingin Balon Cawabup Bantul Dari Internal

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Keinginan Drs H Suharsono yang juga bupati Bantul petahana bisa berdampingan dengan “Anggun” atau Totok Sudarto menjadi wakilnya dalam Pilkada Bantul rasanya tidak mudah terwujud. DPP Partai Gerindra ingin agar ketika Suharsono maju dalam Pilkada diwakili kader Gerindra sendiri.

Penasehat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Bantul, Nur Subiantoro SKom, Rabu (26/2) tidak menampik jika DPP Partai Gerindra ingin pendamping cabup Bantul dari internal partai. “Jadi begini pada waktu Pak Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani berkunjung ke rumah saya, Pak Muzani minta nantinya pendamping Pak Harsono yang dipastikan mendapat rekomendasi dari DPP Gerindra memilih kader sendiri, bukan dari luar partai,” ujarnya.

Nur Subiyantoro mengatakan, keinginan DPP Gerindra ini sebenarnya sudah disampaikan kepada bakal calon bupati Suharsono dan juga kepada semua struktural DPC Partai Gerindra Bantul. DPP Partai menyebut dua nama yakni Danang Wahyu Broto dan Nur Subiatoro. Meski begitu, pihaknya tidak mampu jika harus mendampingi Suharsono. Nur Subiyantoro justru ingin berkontribusi membangun Bantul sebagai Wakil Ketua DPRD Bantul. “Saya sendiri sudah menyampaikan, matur kepada Pak Muzani, tidak sanggup untuk mendampingi Pak Suharsono sebagai wakil bupati. Saya ingin konsentrasi di DPRD Bantul,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris DPC Partai Gerindra Bantul, Darwinto SH, menjelaskan keinginan DPP Gerindra agar figur pendamping Suharsono dari internal partai. Sehingga pada saat Suharsono berkeinginan Totok Sudarto mewakilinya tentu berbeda dengan apa yang diharapkan DPP Gerindra. “Itu nanti DPP setuju atau tidak saya yang tidak tahu,” ujarnya.

Sementara Ketua Fraksi Partai Gerindra, Datin Wisnu Pranyoto mengungkapkan, sejumlah kader memang didorong maju mendampingi Suharsono yakni Nur Subiantoro, Sukardiono dan Danang Wahyu Broto. Fraksi Partai Gerindra berharap kader sendiri yang mewakili Suharsono dalam Pilkada Bantul. “Semua pada prinsipnya soal komunikasi saja Pak Harsono dengan DPP,” jelasnya. (Roy)

BERITA TERKAIT