Duh, Klaster Keluarga Dominasi Kasus Covid-19 di Bantul

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasus persebaran covid dari November hingga Februari mendominasi dari klaster keluarga, untuk saat ini kami menghimbau untuk anggota keluarga yang terkonfirmasi positif covid-19 untuk segera melakukan isolasi di shelter yang telah disediakan .

Kerjiyem, SST., M.Kes. selaku Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kab. Bantul mengatakan bahwa, sejauh ini Pemda Kab. Bantul memiliki 3 shelter bagi masyarakat terkonfirmasi covid-19, pertama ada Semaul, BPSDMP, dan Patmasuri.

“Maka dari itu, kami menyarankan bagi masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 untuk isolasi di 3 shelter tersebut. Karena, jika masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 melakukan isolasi mandiri di rumah itu akan beresiko. Resiko jika isolasi mandiri di rumah adalah menambah kasus terhadap keluarga, membuat klaster baru, dan tanpa pengawasan medis,” terang beliau.

Kelebihan jika masyarakat isolasi mandiri di 3 shelter tadi kondisi kesehatan terpantau, logistik terjamin, kondisi tubuh terpantau juga. Sejauh ini masyarakat masih belum menerapkan protokol kesehatan sehingga akibat yang ditimbulkan adalah satu dusun ada 18 orang yang terkonfirmasi covid-19 karena sedang kerja bakti dan tidak menggunakan masker.

“Oleh karena itu kami menghimbau kepada Masyarakat Bantul untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan bagi masyarakat yang terpapar covid-19 untuk isolasi mandiri di shelter. Selalu menggunakan masker, mencuci tangan, hindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas keluar rumah jika tidak penting,” tambahnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI