Duh..Perempuan Berjilbab Tinggalkan Bayi di Musala

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Masyarakat Dusun Dokaran Desa Tamanan Banguntapan Bantul mendadak gempar setelah ditemukannya bayi berkelamin laki-laki di Musala Al Falah dusun setempat, Senin (3/7). Saat pertama kali ditemukan oleh saksi Tri Herwanto (31)  warga Kanggotan Kerto Kidul Pleret dan Mukholis (55) warga Ponggok Trimulyo Jetis Bantul bayi tersebut masih lengkap dengan tali pusarnnya serta bercak darah. Saat ini bayi malang tersebut dirawat di Panti Sosial Hafara Gambiran Blawong II Desa Trimulyo Jetis Bantul.

Informasi dilapangan dari keterangan saksi Tri Herwanto terungkap, sebelum ditemukan seorang perempuan muda berjilbab duduk di serambi musala menghadap selatan dengan muka menunduk. Oleh saksi Tri dan Mukholis keberadaan perempuan itu sudah diketahui sejak pagi.  Namun kedua buruh bangunan itu sama sekali tidak menduga jika perempuan itu duduk sambil menyanding bayi. "Ketika Saya akan kerja terlihat perempuan duduk menghadap selatan. Kemudian  sekitar pukul 10.30 saya dipanggil oleh warga diberitahu jika ada bayi di Musala ," ujar Tri. 

Setelah itu saksi bergegas mendatangi musala, alangkah terkejutnya setelah didepannya ada bayi tergeletak dengan tertutup kain. Saksi juga melihat tali pusarnya juga masih utuh. Ditemukannya bayi di musala kontan membuat warga setempat geger dan tidak menduga ada orangtua tega meninggalkan darah dagingnya sendiri. "Waktu saya datang bersama Pak Mukholis, bayinya nangis karena mukanya tertutup kain, olah Mukholis dibuka dan diam," ujarnya.

Sementara sumber lain di sekitar musala mengungkapkan, perempuan yang diduga ibu dari bayi tersebut mengenakan jilbab dan mengendarai motor jenis matic.  Perempuan tersebut terlihat masih muda. "Perempuan yang duduk di serambi musala masih muda, saya kira sedang menunggu suaminya salat Dhuha," ujar sumber yang enggan disebut jati dirinya itu. 
Sementara Pangasuh Panti Sosial Hafara, Habib Wibowo didamping Yulianto mengungkapkan, untuk sementara bayi tersebut dirawat di pantinya. Sambil menunggu ada orangtua atau hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. "Yang penting kami selamatkan, kami rawat dulu di sini, sambil menunggu jika orangtuanya terketuk hatinya atau nanti ada pihak yang akan mengadopsi ," ujar Habib. 

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno SH mengatakan, kasus temuan bayi dalam penyelidikan. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI