Dukuh Salakan Ingin Kasus Takjil Beracun Dituntaskan

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasus takjil beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10), warga Dusun Salakan Kalurahan Bangunharjo Kapanewon Sewon Bantul menyisakan duka mendalam tidak saja bagi keluarga besarnya. Tetapi juga SD Muhammadiyah Karangkajen 4, tempat korban menuntut ilmu. Keluarga sangat terpukul dengan peristiwa tersebut, namun orangtua korban Bandiman dan istrinya, Ny Titik Rini berusaha tegar. Sementara dari jajaran Muspika Kapanewon Sewon juga bertakziah, diantaranya Penewu Sewon, Drs Danang Erwanto MSi, Panewu Anom atau Sekcam Sewon, Hartini SIP MM.

Bandiman, Rabu (28/4) mengungkapkan, peristiwa yang begitu mendadak sempat membuat keluarganya terpukul. Namun karena semua sudah terjadi, kini berusaha untuk ikhlas, meski terasa sangat berat. Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online tersebut mengungkapkan, jika putranya sangat rajin ngaji. Bahkan sore sebelum musibah terjadi putranya ikut pengajian sore menyambut datangnya buka puasa.

Bandiman menjelaskan, sore itu putranya pulang dari pengajian sore. “Begitu tahu di rumah ada sate lontong, anak saya langsung minta disuapi ibunya, minta bumbu dicampur lontong. Tetapi tidak tahunya makanan itu mengandung racun,” ujarnya lirih. Bahkan setelah peristiwa tersebut, keluarga besar SD Muhammadiyah Karangkajen 4 datang ke rumah duka menyampaikan bela sungkawa.

BERITA REKOMENDASI