Fenomena Bayi Hilang dalam Kandungan Gegerkan Bantul

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasus bayi hilang dari rahim ibunya gegerkan Bantul. Tak hanya sekali, ternyata bayi hilang dalam kandungan telah beberapa kali terjadi. Seperti di Kecamatan Pleret, seorang ibu hamil 7 bulan namun tiba-tiba bayinya hilang dari kandungan.

Sang ibu rutin melakukan pemeriksaan di Puskesmas. Namun untuk pemeriksaan yang kesiakian kalinya dan setempat dilakukan home visit, ternyata dalam kandungan tersebut tiba-tiba tidak ditemukan tanda-tanda janin di dalamnya.

Bidan Puskesmas Pandak, Suprapti juga mengatakan ia belum lama ini mendatangi kasus bayi hilang dalam kandungan di wilayah tugasnya. Bayi yang sudah umur 9 bulan lebih ketika dilakukan USG jelas terlihat ada bentuk bayi dalam rahim dan sudah saatnya lahir, tetapi tiba-tiba pada malam hari bayinya hilang dari rahim sang ibu.

Waktu dilakukan pemeriksaan, jelas ada tanda-tanda belum lama melahirkan, tetapi anehnya tidak ada darah maupun air ketuban. Secara fisik ibu bayi tampak lesu, sama halnya seorang ibu yang melahirkan anaknya.

”Sampai saat ini kami belum mengerti tentang raibnya bayi dalam kandungan, karena kasus itu di luar nalar manusia,” kata Bidan Suprapti kepada KRJOGJA.com.

Kapolsek Pandak Polres Bantul Polda DIY, AKPAmir Mahmud mengaku, selama dirinya menjadi polisi belum pernah menangani kasus hilangnya bayi dalam kandungan. Jika adapun, sulit membuat berita acara perkara untuk kelanjutan proses hukumnya. ”Maka jika ada laporan tentang kasus bayi hilang dari kandungan untuk sementara kami catat dulu,” jelas AKPAmir. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI