Festival Perahu Naga Gairahkan Wisata Pantai

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Belasan tim mengikuti Festival Perahu Naga yang digelar di Laguna Pantai Depok Bantul, Minggu (9/7). Even ini mampu mengangkat pariwisata pantai di Bantul, terlihat dengan antusiasme pengunjung bahkan hingga siang hari terlihat antrian kendaraan padat menuju pantai Depok.

"Peserta lomba dari Kulonprogo 2 Tim, Bantul, 4 Tim, Gunung Kidul 1 Tim, Kota    1 Tim, AMY     1 Tim,    MAPALA 2 Tim, dari luar kota Purworejo, Kebumen, Cilacap 1 Tim," papar Ketua Jogja Chinese Art and Culture Center (JCACC)," Harry Setyo kepada KR di sela acara.

Disebutkan acara yang didukung Dinas Pariwisata DIY, Dinas Pariwisata Bantul, Pemkab Bantul, dan JCACC ini sudah menjadi agenda tahunan dalam rangkaian perayaan Peh Cun. "Tahun ini peh cun bertepatan di bulan Ramadan sehingga Festival Perahu Naga digelar pasca Lebaran sebagai komitmen memajukan pariwisata," tutur Harry yang didampingi panitia dari JCACC, Ketua Pelaksana Morgan Onggowijaya, dan Humas Tjundaka Prabawa.

Sebelum lomba Barongsay dari JCACC dan tari-tarian  dari Dinas Kebudayaan  Kabupaten Bantul turut menyemarakkan suasana. Lomba Perahu Naga membutuhkan kekuatan dan kekompakan,  suasana seru terasa ketika peserta lomba bertarung adu kecepatan. Pengunjung juga berteriak memberi semangat.

Dalam sepekan ini ada 3 even menarik di Parangtritis. Sebelumnya Sabtu (8/7) di Parangkusuma ada Festival Layang-layang tingkat Nasional ada 3 kategori : segi 6, tradisional, 2 dan 3 dimensi. "Ada 45 club se Indonesia, turut meramaikan club dari India dan Malaysia, workshop layang-layang anak-anak, Koesplusan dan campursari," papar Harry.

Kemudian Sabtu (8/7) malam ada Wellcome Diner bersama panitia dan peserta jelang lomba perahu naga dan Pagelaran Wayang kulit oleh dalang ki Seno Nugroho di Laguna Depok Parangtritis. "Dalam Festival Perahu Naga juga akan dicoba perahu naga sepanjang 100 meter, " papar Harry.

Lomba perahu naga merupakan tradisi warga Tionghoa untuk mencari jazad pejabat jujur yang memilih bunuh diri di sungai besar daripada melihat negaranya hancur karena ulah pejabat korup. Jazad di sungai dicari dengan perahu naga dan menyebarkan kue bakcang supaya ikan-ikan tidak memangsa. (*-2)

BERITA REKOMENDASI