Frekuensi Misa Natal di Gereja HKTY Ganjuran Ditambah

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Menyambut Hari Raya Natal 2020 ditengah pandemi Covid-19, Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Kabupaten Bantul mengambil sejumlah kebijakan.  Penerapan protokol kesehatan (Prokes) dan aturan bagi jemaat yang pulang ke kampung  dan akan mengikuti perayaan misa Natal sebuah keharusan.

Ketua Dewan Paroki Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY), Ganjuran Bantul,  Ari Setiawan, Selasa (22/12/2020) mengatakan, dalam pelaksanaan misa Natal mengikuti instruksi pemerintah.  Jumlah jemaat maksimal 50 persen dari kapasitas. Selain itu,  gereja juga menyiapkan alat pengukur suhu tubuh dan tempat cuci tangan bagi jemaat yang mengikuti misa Natal.

“Kapasitas Gereja HKTY Ganjuran Bantul ini sanggup  menampung 1.200 jemaat, tetapi ketika  misa Natal berlangsung hanya diikuti sekitar 600 jemaat” ujarnya.

Sebenarnya jika dipelataran didirikan tenda dan joglo dimanfaatkan  mampu menampung diatas 10 ribu orang.  Namun  karena masih pandemi  mengikuti ketentuan yang dikeluarkan pemerintah.

Sedang umat yang ingin merayakan misa Natal di gereja mesti menjaga jarak. Sehingga  frekuensi perayaan misa Natal ditambah, sebelumnya empat kali namun misa Natal tahun 2020 ini dibuat tujuh kali. “Misa Natal pada Kamis (24/12/2020) akan dilaksanakan  tiga kali dan misa Natal Jumat (25/12) dilaksanakan sebanyak empat kali,” ujarnya.

Umat  yang mengikuti misa Natal di Gereja HKTY  akan dibagi dalam beberapa wilayah untuk menjaga agar prokes  dilaksanakan. Setiap kali misa Natal digelar hanya diikuti  umat dari tiga hingga empat wilayah. “Sudah kita bagi, umat wilayah mana yang mengikuti misa pada hari apa dan jam berapa. Kita juga menyiapkan id cards untuk setiap umat sesuai dengan lingkungannya masing-masing,” jelasnya.

Bagi umat dari luar kota atau umat yang baru pulang kampung dan ingin mengikuti misa Natal harus menyertakan hasil rapid tes atau ujian swab yang dilakukan pada periode tanggal 17-24

Desember 2020. Diluar tanggal itu,  jika ingin mengikuti misa Natal harus rapid tes atau uji swab lagi. Jemaat juga harus membawa peralatan menunjung prokes mulai dari membawa masker, face shield dan hand sanitizer dan tetap menjaga jarak. (Roy)

BERITA REKOMENDASI