Gagalkan Tawuran Jalanan, Polsek Perintis Amankan 7 Pemuda

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Jajaran petugas Polsek Perintis Bantul Rabu (6/4) dini hari gagalkan tawuran antar kelompok yang menggunakan senjata tumpul berupa sarung di ujungnya digulung dan diikat berisi batu. Petugas mengamankan 7 pemuda dan remaja yang usianya antara 18 hingga 20 tahun, warga Sewon 6 orang dan warga Imogiri 1 orang. Mereka digulung petugas di sekitar simpang empat Manding.

Menurut Kapolsek Perintis AKBP Ayom, pelaku yang berjumlah 7 orang, masing- masing GS (17), HT (18), RS (19), GA (19), VO (20), NL (18) dan PW (20) sekitar pukul 01.00 dini hari berkumpul di sekitar bundaran PSG mereka berboncengan mengendarai 4 sepeda motor. Kemudian mereka bergeser keselatan berkumpul di utara simpang empat Manding.

Dari pengakuan para pelaku pada pagi itu mereka akan melakukan tawuran yang diistilah oleh mereka ‘perang sarung’ karena dalam perkelahian tersebut disepakati hanya boleh menggunakan senjata tumpul berupa sarung yang digulung berisi batu dan diikat ujungnya. Mereka berkencan ‘perang sarung’ lewat aplikasi WA.

Mestinya perang sarung tersebut akan dilakukan di sekitar wilayah Serayu Bantul. Tetapi karena lawannya yang semula siap tempur belum muncul kemudian mereka kembali berkumpul di utara simpang empat Manding.

Sekitar pukul 03.00 pagi Polsek Perintis menerima laporan dari masyarakat, bahwa di dekat simpang empat Manding ada kelompok pemuda yang mencurigakan. Selanjutnya petugas menindak lanjuti laporan warga dan mengamankan 7 pelaku dan barang bukti berupa 4 sepedamotor dan sejumlah sarung yang digulung diikat ujungnya.

Empat barang bukit sepedamotor yang diamankan berupa Honda Vario AB 4819 GR, Honda Scopy AB 4862 ZJ, Honda Scopy AB 2212 GP dan Honda Scopy AB 2966 GP ternyata tidak ada STNK nya. Para pelaku juga tidak membawa surat indentitas. “Karena belum ada korban, pelaku akan dilakukan pembinaan dan terkait sepeda motor akan dilakukan Tilang,” pungkas Ayom. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI